PEMBUNUH CEO ASAKAN PSIKIATRIS, INCAR HUKUMAN RINGAN - Berita Dunia
← Kembali

PEMBUNUH CEO ASAKAN PSIKIATRIS, INCAR HUKUMAN RINGAN

Foto Berita

New York, Amerika Serikat - Tim kuasa hukum Luigi Mangione, tersangka penembakan brutal CEO United Healthcare, Brian Thompson, akan menggunakan strategi baru di persidangan. Mereka mengajukan pembelaan bahwa kliennya berada dalam kondisi 'gangguan emosi ekstrem' saat melakukan aksi pada Desember 2024 lalu.

Hakim Gregory Carro mengungkapkan, pihak pengacara secara resmi telah memberitahu pengadilan mengenai rencana pembelaan tersebut. Berdasarkan hukum Negara Bagian New York, argumen ini bisa menurunkan status tindak kriminal dari pembunuhan berencana menjadi pembunuhan tidak berencana (manslaughter). Konsekuensinya, hukuman yang dijatuhkan bisa jauh lebih ringan.

Jika juri menerima argumen ini, Mangione secara efektif mengakui perbuatannya, namun dengan alasan kesadaran yang terganggu. Ini berbeda dengan pembelaan tidak waras (insanity) yang bisa membuatnya dirawat di fasilitas psikiatri, bukan di penjara. Kasus ini menyedot perhatian publik Amerika, terutama setelah beredar rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi penembakan di luar sebuah hotel di Manhattan.

Yang menarik, polisi menemukan tulisan 'delay', 'deny', dan 'depose' pada amunisi pelaku—sebuah sindiran keras terhadap praktik perusahaan asuransi yang kerap menghindari klaim. Kasus ini memicu kembali perdebatan sengit soal mahalnya biaya kesehatan di AS dan praktik industri asuransi yang dianggap merugikan pasien.

Sidang tingkat negara bagian dijadwalkan mulai 8 September 2025, sementara persidangan federal terkait tuduhan penguntitan akan dimulai 13 Oktober. Mangione, yang duduk tenang di ruang sidang dengan setelan jas biru, terancam hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook