Rakyat Iran tak surut oleh bayang-bayang ancaman konflik. Di tengah ketegangan geopolitik yang terus membayangi, mereka justru menunjukkan keteguhan luar biasa dengan tetap memadati pasar dan toko. Tujuannya satu: berburu berbagai kebutuhan esensial untuk menyambut Tahun Baru Persia, Nowruz.
Aktivitas belanja yang ramai ini berlangsung meskipun ancaman serangan mematikan dari Amerika Serikat dan Israel disebut-sebut bisa datang kapan saja. Fenomena ini bukan sekadar aktivitas ekonomi biasa, melainkan cerminan kuatnya semangat dan ketahanan masyarakat Iran untuk mempertahankan tradisi dan menjaga ritme kehidupan. Bahkan di bawah tekanan konflik, perayaan budaya seperti Nowruz menjadi jangkar penting bagi stabilitas sosial dan psikologis, menegaskan bahwa hidup harus terus berjalan meskipun ancaman terus mengintai.