Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki, mengumumkan bahwa pasukan pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan dua misil balistik yang diluncurkan kelompok Houthi. Misil tersebut diarahkan ke pangkalan udara Khamis Mushait, sebuah lokasi strategis di Arab Saudi bagian selatan.
Insiden ini menambah daftar panjang serangan lintas batas yang dilakukan Houthi sejak konflik Yaman meletus. Koalisi Saudi menegaskan bahwa sistem pertahanan mereka bekerja efektif, namun ancaman terhadap infrastruktur vital dan warga sipil di wilayah perbatasan masih tinggi.
Dampaknya bagi masyarakat, serangan semacam ini memicu kekhawatiran akan eskalasi militer lebih lanjut. Bandara dan pangkalan udara di kawasan selatan Saudi kerap menjadi target, sehingga penerbangan sipil dan aktivitas ekonomi bisa terganggu. Warga di sekitar Khamis Mushait diminta tetap waspada terhadap potensi serangan susulan.
Dari sumber lain, Houthi belum memberikan komentar resmi terkait klaim koalisi. Namun, kelompok tersebut sebelumnya sering mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke fasilitas Saudi sebagai balasan atas intervensi di Yaman. Situasi ini menegaskan bahwa upaya gencatan senjata masih rapuh dan membutuhkan mediasi internasional yang lebih intensif.