Siapa sangka, di tengah riuhnya dukungan puluhan ribu penonton di kandang sendiri, tim tuan rumah Australia harus gigit jari? Jepang kembali menunjukkan dominasinya di kancah sepak bola wanita Asia, mengunci gelar juara Piala Asia Wanita 2023 setelah menundukkan Australia dengan skor tipis 1-0. Lebih dari sekadar trofi, laga ini juga mencetak sejarah baru!
Dalam duel sengit yang digelar di Stadium Australia, Sydney, gol tunggal Maika Hamano di menit ke-17 menjadi penentu. Tendangan jarak jauh memukau dari bintang Tottenham Hotspur itu sukses menembus jala gawang Australia, membungkam 74.357 pasang mata yang memadati stadion. Ini adalah gelar ketiga Jepang dalam empat edisi terakhir, dan menariknya, dua final sebelumnya (2014 & 2018) juga dimenangkan 1-0 atas Australia.
Laga final ini bukan hanya soal persaingan di lapangan, tapi juga menjadi penanda penting bagi perkembangan sepak bola wanita. Rekor penonton yang hadir di stadion memecahkan catatan sebelumnya yang dibuat pada 2010 di Tiongkok—jumlahnya bahkan enam kali lipat! Ini jelas menunjukkan betapa meroketnya popularitas olahraga ini.
Selain gelar juara, turnamen ini juga berfungsi sebagai kualifikasi untuk Piala Dunia tahun depan di Brasil. Jepang, Australia, Korea Selatan, Tiongkok, Korea Utara, dan Filipina berhasil mengamankan tiket mereka ke pesta sepak bola terbesar dunia tersebut.
Jepang sendiri tampil perkasa sepanjang turnamen. Dengan skuad yang diisi banyak pemain top yang berkarier di Liga Inggris, mereka melaju nyaris tanpa cela. Tercatat, tim berjuluk Nadeshiko ini mencetak 29 gol dan hanya kebobolan satu kali dari total enam pertandingan mereka, memperkuat status mereka sebagai tim nomor satu di Asia.
Meski Australia, yang sempat mengalahkan juara bertahan Tiongkok di semifinal, tampil ngotot dan menciptakan beberapa peluang emas – salah satunya lewat Caitlin Foord – pertahanan Jepang tetap kokoh. Gol spektakuler Hamano terbukti menjadi pembeda, membuat Jepang layak membawa pulang trofi juara.