HEBRON DIKUNCI, RIBUAN WARGA TERUSIR - Berita Dunia
← Kembali

HEBRON DIKUNCI, RIBUAN WARGA TERUSIR

Foto Berita

Ketegangan di Tepi Barat memanas menjelang pemilu Israel. Kota Hebron kini dalam status terkunci total setelah dua penembak Palestina menyerang pos militer Israel di gerbang utara pada Jumat lalu, menewaskan dua tentara dan melukai tiga lainnya. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu langsung memerintahkan isolasi kota dan penggeledahan rumah ke rumah di lingkungan para pelaku.

Operasi militer besar-besaran ini memicu gelombang pengungsian. Data Pemerintah Kota Hebron mencatat sedikitnya 3.171 warga dari 488 keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka hingga Senin. Gubernur Hebron, Khaled Dudin, menyebut pasukan Israel telah menggerebek lebih dari 500 rumah, menahan 70 orang, serta memecah belah kota dengan 128 gerbang tertutup dan 120 pos pemeriksaan.

Yang paling memprihatinkan, kelompok tahanan Palestina melaporkan bahwa pengungsi mencakup 127 bayi, 81 ibu hamil, dan 26 penyandang disabilitas. Buldoser Israel juga meratakan sebuah bangunan tiga apartemen, pabrik keramik, dan sejumlah toko di kawasan Farsh al-Hawa. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich disebut memerintahkan pembongkaran tersebut.

Lembaga HAM Israel, B'Tselem, mengecam operasi ini sebagai hukuman kolektif yang berpotensi masuk kategori kejahatan perang. Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Katz menegaskan warga tidak akan diizinkan kembali sampai masalah Hamas di Hebron tuntas.

Analisis dampak: Situasi ini menciptakan krisis kemanusiaan baru di Tepi Barat yang bisa memicu gelombang solidaritas dan protes global. Bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas mendukung kemerdekaan Palestina, eskalasi ini berpotensi memicu reaksi diplomatik dan seruan boikot. Di sisi lain, tindakan Netanyahu menjelang pemilu dianggap sebagai manuver politik untuk menarik suara kanan Israel, yang justru memperpanjang penderitaan warga sipil Palestina.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook