Insiden nahas menimpa para penggemar rugby liga di Newcastle, Australia timur. Sebuah mobil menabrak kerumunan massa yang tengah berkumpul, mengakibatkan 10 orang luka-luka, termasuk tiga anak-anak. Polisi New South Wales (NSW) melaporkan bahwa dua korban, seorang gadis berusia lima tahun dan pria 67 tahun, saat ini berada dalam kondisi kritis. Sementara delapan korban lainnya menjalani perawatan intensif namun dinyatakan stabil.
Pihak berwenang telah menahan pengemudi mobil tersebut, seorang pria berusia 18 tahun yang dikenal sebagai penggemar fanatik rugby. Meski demikian, polisi memastikan bahwa insiden ini tidak terkait dengan aksi terorisme. Kerumunan tersebut rupanya sedang menggelar acara perpisahan untuk tim kebanggaan lokal, Newcastle Knights, menjelang pertandingan grand final melawan Sydney Roosters pada hari Minggu.
Walikota Newcastle, Gavin Morris, menjelaskan bahwa pengemudi tersebut diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. "Dia sedang memacu mobilnya, dia sangat bersemangat, dia seorang pendukung, dia ada di sana untuk merayakan momen kegembiraan itu," ujar Morris kepada ABC. "Entah bagaimana dia kehilangan kendali... dan menabrak kerumunan," tambahnya.
Perdana Menteri Anthony Albanese menyampaikan simpatinya melalui media sosial. Ia menyebut rugby liga sebagai ajang pemersatu dan menyesalkan insiden ini terjadi di tengah euforia akhir pekan yang seharusnya menjadi momen kebanggaan bagi para penggemar di Newcastle.