UKRAINA REBUT 400 KM2: INI YANG BUAT RUSIA KETETERAN! - Berita Dunia
← Kembali

UKRAINA REBUT 400 KM2: INI YANG BUAT RUSIA KETETERAN!

Foto Berita

Memasuki tahun keempat invasi Rusia, Ukraina kembali menunjukkan kekuatannya di medan perang. Mereka mengklaim berhasil merebut kembali ratusan kilometer persegi wilayah vital di selatan. Ini sinyal jelas, kemampuan ofensif Rusia mulai goyah dan tak seganas dulu. Presiden Volodymyr Zelenskyy mulanya mengumumkan pasukannya merebut 300 kilometer persegi. Tak lama, Panglima Oleksandr Syrskii menyebut angka lebih besar: 400 kilometer persegi, terutama sejak akhir Januari lalu. Sebuah kemajuan signifikan yang bisa mengubah dinamika konflik.

Institut Studi Perang (ISW) di Washington menganalisis, keberhasilan Kyiv ini tak lepas dari strategi cerdas. Antara lain, Starlink memutus akses terminal ilegal yang digunakan Rusia, serta gangguan pada layanan pesan Telegram yang jadi tulang punggung komunikasi militer Moskow. Disrupsi ini ditengarai melumpuhkan koordinasi pasukan Rusia, sehingga serangan balik Ukraina punya celah untuk menggagalkan persiapan ofensif musim semi mereka.

Data intelijen terbuka juga menguatkan dugaan bahwa kampanye militer Rusia memang melambat drastis. Selama tiga tahun terakhir, mereka hanya berhasil menguasai kurang dari 1,5 persen wilayah Ukraina, dengan biaya nyawa ratusan ribu tentara. Coba tengok pertempuran di Pokrovsk, kota di Donetsk timur. Butuh dua tahun bagi Rusia untuk menguasai kota berpenduduk 60.000 jiwa itu. Padahal, menurut ISW, Pokrovsk sudah tak lagi punya nilai strategis operasional tinggi saat Rusia mati-matian merebutnya. Fakta ini mencoreng reputasi 'tentara terkuat kedua di dunia' itu.

Di hari jadi invasi, Zelenskyy menegaskan Putin tak akan mampu mengalahkan Ukraina di medan perang. Ia menyindir, Rusia kini lebih fokus menyerang gedung apartemen dan pembangkit listrik di wilayah yang masih dikuasai Ukraina, bukan target militer. Tapi kabar baiknya, pertahanan udara Ukraina kini jauh lebih mumpuni. Meski Rusia melancarkan lebih dari 1.500 serangan drone dan 90 rudal dalam seminggu terakhir, termasuk dua serangan masif jelang dan sesudah peringatan invasi, Ukraina berhasil menetralkan sebagian besar. Misalnya, dari 197 drone dan 50 rudal pada hari Minggu, mayoritas berhasil ditangkis. Begitu pula serangan Kamis berikutnya dengan 420 drone dan 39 rudal, 90 persen berhasil diatasi. Ini menunjukkan kemampuan Kyiv yang terus meningkat dalam melindungi wilayah udaranya, sekaligus memberi harapan warga tetap bisa menyalakan lampu di tengah gempuran.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook