KILAU EMAS MENGGILA! ADA APA DI BALIK HARGA MEROKET? - Berita Dunia
← Kembali

KILAU EMAS MENGGILA! ADA APA DI BALIK HARGA MEROKET?

Foto Berita

Emas, si logam mulia yang sejak dulu jadi rebutan, kini kembali menyedot perhatian dunia. Harganya terus meroket, bahkan disebut-sebut sudah naik empat kali lipat dalam satu dekade terakhir. Apa yang membuat aset 'kuning' ini begitu mempesona di mata investor, dan mengapa nilainya terus memecahkan rekor?

Kenaikan harga emas memang bukan isapan jempol. Pada 29 Januari lalu, satu troy ounce emas sempat menembus angka fenomenal $5.600, sebelum akhirnya stabil di kisaran $5.000. Lompatan ini jelas bukan tanpa sebab. Gejolak ekonomi global yang tak menentu ditambah tensi geopolitik yang kian memanas, membuat banyak pihak mencari "pelabuhan aman" bagi aset mereka, dan emas menjadi pilihan utama.

Fenomena ini tak hanya menarik bagi investor individu, tapi juga mengindikasikan kekhawatiran yang lebih luas di pasar global. Saat ketidakpastian mendera, emas kerap dianggap sebagai benteng pelindung nilai dari inflasi dan devaluasi mata uang. Tak heran, banyak bank sentral di berbagai negara juga aktif memborong emas sebagai cadangan devisa, menambah tekanan pada harganya untuk terus melambung.

Lalu, bagaimana sebenarnya nilai emas itu ditentukan? Harga emas dihitung berdasarkan beratnya dalam troy ounce dan tingkat kemurniannya yang diukur dalam karat. Satu troy ounce setara dengan 31,1035 gram. Dengan harga sekitar $5.000 per troy ounce, itu berarti 1 gram emas bernilai sekitar $160. Sedangkan untuk sebatang emas standar berukuran 400 troy ounce (sekitar 12,44 kg), harganya bisa mencapai $2 juta. Penting diingat, troy ounce berbeda dengan ounce biasa yang digunakan untuk menimbang barang sehari-hari.

Tingkat kemurnian emas atau karat juga sangat menentukan harganya. Emas murni sempurna adalah 24 karat (99,9%). Sementara kadar di bawahnya, seperti 22K, 18K, atau 9K, berarti emas tersebut sudah dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, atau seng. Untuk memastikan kemurniannya, perhiasan emas biasanya dilengkapi cap seperti '24K' atau angka '999' yang menunjukkan 99,9 persen murni. Emas 18K, misalnya, umumnya memiliki cap '750' yang berarti 75 persen murni.

Bagi Anda yang berniat membeli perhiasan emas, harganya tak melulu soal harga spot emas dunia. Ada juga biaya pengerjaan dan pajak yang perlu diperhitungkan. Harga spot memang tak bisa ditawar, tapi Anda masih punya kesempatan untuk bernegosiasi soal biaya pengerjaan. Kemampuan Anda menghitung nilai emas berdasarkan berat dan karatnya bisa jadi keuntungan besar di sini.

Secara historis, emas memang bukan pendatang baru di dunia investasi. Selama ribuan tahun, emas telah berfungsi sebagai mata uang, perhiasan, dan simbol kekayaan. Dolar Amerika Serikat bahkan pernah terikat langsung dengan emas hingga tahun 1971, sebelum akhirnya harganya ditentukan oleh mekanisme pasar. Sejak saat itu, nilai emas terus menunjukkan kekuatannya, terutama dalam dekade terakhir ini yang harganya melonjak empat kali lipat dari $1.250 di tahun 2016 menjadi sekitar $5.000 saat ini. Ini membuktikan bahwa di tengah badai ekonomi, kilauan emas tetap jadi daya tarik yang sulit ditolak.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook