PASTOR KOBOL DILUPAKAN? TEMBOK PERBATASAN TRUMP KINI GANTI NASIB WARGA - Berita Dunia
← Kembali

PASTOR KOBOL DILUPAKAN? TEMBOK PERBATASAN TRUMP KINI GANTI NASIB WARGA

Foto Berita

Rio Grande Valley, Texas — Father Roy Snipes, pastor Katolik yang akrab disapa 'Cowboy Priest' karena gaya khasnya memakai topi Stetson dan mengendarai truk, kembali menjadi sorotan. Ia dikenal luas setelah berani menolak rencana pemerintah merebut tanah kapel La Lomita—bangunan bersejarah sejak era Perang Saudara Amerika—untuk pembangunan tembok perbatasan Trump pada pemerintahan sebelumnya.

Namun, delapan tahun berlalu, fokus perjuangan Snipes bergeser. Dalam khotbah Jumat pagi di kapel mungil yang berjarak hanya 200 yard dari Sungai Rio Grande itu, ia mengecam keras operasi penangkapan imigran oleh ICE (Immigration and Customs Enforcement). Di hadapan sekitar 30 jemaat yang mayoritas warga Hispanik, Snipes menyebut penindakan terhadap pekerja miskin sebagai tindakan yang tidak manusiawi.

Data pemerintah yang dihimpun Deportation Data Project menunjukkan Texas menyumbang sekitar sepertiga dari total penangkapan ICE nasional pada Juli 2026—tertinggi di AS. Snipes menyoroti ironi di balik janji politik 'menangkap yang terburuk', namun praktiknya justru menargetkan warga biasa yang sedang berangkat kerja.

Dampak sosialnya terasa nyata. Dua jemaat yang berprofesi sebagai pendidik mengaku menyaksikan langsung murid-murid mereka harus pulang ke negara asal karena orang tua mereka dideportasi. Isu ini diprediksi memanaskan suhu politik menjelang pemilu sela (midterm) 3 November, di mana Partai Demokrat berupaya membalikkan dominasi Republik di Texas—meski tantangannya berat mengingat angka penyeberangan ilegal kini berada di titik terendah dalam beberapa dekade.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook