Liga Prancis (LFP) resmi menunda pertandingan besar antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Olympique Lyonnais yang sedianya digelar Minggu malam. Keputusan ini diambil setelah pihak kepolisian mengeluarkan larangan resmi terkait gelombang protes brutal yang melanda Paris dan sejumlah kota lain di Prancis. Laga akhirnya dijadwalkan ulang ke Senin malam, waktu setempat.
Penundaan ini membawa dampak langsung bagi gelandang bintang PSG, Ousmane Dembele. Peraih Ballon d'Or tahun lalu itu dipastikan absen dari upacara penghargaan bergengsi di London pada Senin malam, di mana ia kembali masuk daftar favorit bersama sejumlah rekan setimnya seperti Achraf Hakimi, Khvicha Kvaratskhelia, hingga Marquinhos.
Otoritas Prancis tengah bersiap menghadapi aksi protes lanjutan akhir pekan ini setelah kerusuhan dan penjarahan besar-besaran terjadi pekan lalu. Perdana Menteri Sebastien Lecornu menyatakan pihaknya akan mengerahkan operasi keamanan "masif" dengan menambah personel militer untuk memperkuat kepolisian. Situasi ini juga memaksa penyesuaian jadwal pertandingan lain, termasuk laga NFL antara Pittsburgh Steelers dan New Orleans Saints di Stade de France, serta laga Toulouse vs Troyes yang ikut dimundurkan.
Analisis Singkat: Penundaan ini menunjukkan bahwa eskalasi keamanan di Prancis tidak hanya mengganggu aktivitas sipil, tetapi juga industri hiburan dan olahraga bernilai tinggi. Bagi masyarakat, ini menjadi pengingat akan tingginya tensi sosial-politik di sana, sementara bagi penggemar sepak bola, ini adalah pukulan telak karena harus kehilangan momen menyaksikan aksi para bintang dunia akibat situasi di luar lapangan.