SUDAN MEMBARA: DRONE HANTAM PASAR, PULUHAN TEWAS! - Berita Dunia
← Kembali

SUDAN MEMBARA: DRONE HANTAM PASAR, PULUHAN TEWAS!

Foto Berita

Situasi di Sudan kian memanas setelah sebuah serangan drone menghantam pasar yang ramai di negara bagian Kordofan Utara. Insiden mengerikan ini merenggut setidaknya 28 nyawa dan melukai puluhan lainnya, memperparah krisis kemanusiaan yang berkepanjangan di tengah konflik yang tak berkesudahan.

Kelompok hak asasi manusia, Emergency Lawyers, melaporkan serangan drone mematikan yang terjadi pada Minggu lalu di pasar Al-Safiya, kota Sodari. Laporan tersebut menyebutkan, rudal yang ditembakkan dari drone menghantam pasar saat sedang padat pengunjung, termasuk wanita, anak-anak, dan lansia, sehingga jumlah korban jiwa diperkirakan masih bisa bertambah.

Ironisnya, Emergency Lawyers menuduh drone tersebut milik Tentara Sudan. Namun, dua pejabat militer yang tidak mau disebutkan namanya membantah tuduhan tersebut, menegaskan bahwa tentara tidak pernah menargetkan infrastruktur sipil.

Wilayah Kordofan sendiri adalah garis depan terpanas dalam perang yang sudah berlangsung tiga tahun antara Tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Sodari, kota terpencil yang menjadi persimpangan rute perdagangan gurun, berjarak sekitar 230 kilometer barat laut El-Obeid, ibu kota Kordofan Utara. El-Obeid sendiri telah coba dikepung oleh RSF selama berbulan-bulan sebagai bagian dari perebutan kendali jalur vital timur-barat Sudan.

Serangan drone mematikan bukan kali ini saja terjadi di Kordofan. Seminggu sebelumnya, sebuah drone menghantam kendaraan yang mengangkut keluarga pengungsi dekat kota Rahad, menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk delapan anak-anak. Sehari sebelum itu, konvoi bantuan pangan dari Program Pangan Dunia (WFP) juga menjadi sasaran serangan drone.

Penggunaan drone secara berulang untuk menargetkan area berpenduduk padat menunjukkan pengabaian serius terhadap nyawa warga sipil. Ini sekaligus menjadi sinyal eskalasi konflik yang mengancam sisa-sisa kehidupan normal di provinsi tersebut. Kelompok hak asasi menuntut kedua belah pihak segera menghentikan serangan drone.

Konflik bersenjata antara RSF dan militer Sudan telah meletus menjadi perang skala penuh sejak April 2023. Hingga kini, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sedikitnya 40.000 orang tewas dan 12 juta lainnya terpaksa mengungsi. Angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi mengingat sulitnya akses ke wilayah-wilayah terpencil yang terdampak pertempuran.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook