Pasar saham Amerika Serikat kembali bergejolak. Aksi jual besar-besaran terjadi lantaran investor panik melihat biaya pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang membengkak, sementara pendapatan perusahaan belum sesuai harapan.
Intel menjadi sorotan utama setelah sahamnya anjlok hingga 30 persen. Raksasa chip ini memperingatkan melemahnya pasar komputer, meski mereka menggelontorkan dana besar untuk ekspansi AI. Senada dengan Intel, Amazon juga mencatatkan penurunan saham hingga 6 persen karena laporan keuangannya mengecewakan pasar.
Dampak domino ini membuat indeks Nasdaq merosot ke level terendah dalam dua bulan terakhir. Selain Intel dan Amazon, platform media sosial Reddit dan Roblox turut terpukul karena penurunan jumlah pengguna harian. Raksasa Google (Alphabet) sebelumnya juga kehilangan nilai pasar lebih dari 500 miliar dolar AS akibat fitur pencarian AI mereka dianggap menggerus pendapatan iklan.
Analis menilai fenomena ini sebagai 'growing pains' atau fase pertumbuhan yang menyakitkan bagi sektor teknologi. Perusahaan tech sedang berada di fase investasi masif untuk AI, namun pasar mulai meragukan seberapa cepat investasi tersebut bisa mendatangkan cuan. Situasi ini menjadi sinyal waspada bahwa era pertumbuhan teknologi tanpa batas mungkin sedang melambat.