DUBAI - Insiden mengejutkan terjadi di industri penerbangan internasional. Kopilot maskapai Flydubai yang diduga melakukan penyerangan terhadap kapten pesawat telah diidentifikasi sebagai Hamam al-Hammami, seorang warga negara Oman. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa al-Hammami sebelumnya pernah dilarang terbang karena pandangan ekstremis yang dimilikinya.
Penyerangan ini menjadi sorotan tajam karena maskapai Flydubai merupakan salah satu operator penerbangan besar di kawasan Timur Tengah yang melayani rute internasional. Insiden ini memicu pertanyaan serius mengenai prosedur seleksi dan pengawasan kru penerbangan, terutama terkait latar belakang ideologi yang bertentangan dengan prinsip keselamatan penerbangan.
Bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya transparansi maskapai dalam mengungkap rekam jejak kru. Selain itu, otoritas penerbangan sipil di berbagai negara diperkirakan akan memperketat verifikasi latar belakang personel penerbangan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.