MISTERI: MAREKA TOLAK TRUMP PECAY PEJABAT BANK SENTRAL - Berita Dunia
← Kembali

MISTERI: MAREKA TOLAK TRUMP PECAY PEJABAT BANK SENTRAL

Foto Berita

Mahkamah Agung Amerika Serikat (MA AS) memberi sinyal kuat untuk tidak mengabulkan permintaan Donald Trump. MA AS tampak skeptis terhadap upaya mantan Presiden AS itu untuk memecat Gubernur Federal Reserve, Lisa Cook. Putusan ini sangat krusial, mengingat independensi bank sentral AS dipertaruhkan.

Dalam sidang selama dua jam pada Rabu lalu, para hakim—baik yang konservatif maupun liberal—mengisyaratkan bahwa mereka kemungkinan besar tidak akan mengizinkan Trump untuk langsung memecat Cook. Kasus ini masih bergulir dan tantangan hukum Cook akan terus diproses.

Para hakim bahkan mendesak D. John Sauer, Jaksa Agung AS yang mewakili pemerintahan Trump, untuk menjelaskan mengapa Cook tidak diberi kesempatan resmi untuk menanggapi tuduhan penipuan hipotek yang belum terbukti. Cook sendiri telah membantah keras tuduhan tersebut.

Lebih lanjut, para hakim juga khawatir akan dampak ekonomi jika ada pemecatan presiden pertama terhadap pejabat bank sentral seperti ini. Implikasinya terhadap independensi Federal Reserve dari pengaruh politik juga menjadi sorotan utama.

Kasus ini menjadi sengketa terbaru yang dibawa ke lembaga peradilan tertinggi AS, mencerminkan pandangan Trump yang luas mengenai kekuasaan presiden. Saat MA menyetujui untuk menyidangkan kasus ini pada Oktober lalu, Cook tetap menduduki jabatannya.

“Kasus ini adalah tentang apakah Federal Reserve akan menetapkan suku bunga utama yang dipandu oleh bukti dan penilaian independen atau akan menyerah pada tekanan politik,” ujar Lisa Cook setelah sidang, yang turut hadir dalam persidangan. Ia menambahkan, “Selama saya bertugas di Federal Reserve, saya akan menjunjung tinggi prinsip independensi politik demi rakyat Amerika.”

Dari pihak Trump, Sauer menyatakan bahwa tuduhan terhadap Cook merusak “perilaku, kelayakan, kemampuan, atau kompetensinya untuk menjabat sebagai gubernur Federal Reserve.” Menurutnya, rakyat Amerika seharusnya tidak memiliki suku bunga yang ditentukan oleh seseorang yang, paling tidak, lalai dalam mendapatkan suku bunga yang menguntungkan dirinya sendiri. “Penipuan atau kelalaian besar oleh regulator keuangan dalam transaksi keuangan adalah alasan untuk pemecatan,” tegas Sauer, menuntut pemecatan segera.

Namun, Cook justru menyebut tuduhan itu sebagai alasan palsu (pretext) untuk memecatnya karena perbedaan kebijakan moneter. Diketahui, Trump sering menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga dan mengkritik Ketua Fed Jerome Powell karena tidak bertindak lebih cepat. Kepala Hakim Agung John Roberts bahkan meminta Sauer untuk menjelaskan apakah argumen pemecatan segera berlaku jika dasar tuduhan hipotek tersebut adalah “kesalahan tidak sengaja yang dibantah oleh dokumen lain.”

Ketua Federal Reserve Jerome Powell juga turut hadir selama hampir dua jam persidangan yang padat itu. Situasi ini menunjukkan betapa seriusnya kasus ini bagi masa depan kebijakan moneter dan independensi bank sentral AS.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook