Napa, California - Kebakaran hutan (wildfire) yang semakin ganas di California memicu lahirnya inovasi bisnis baru yang tak biasa. Mulai dari bunker rumah anti-api hingga rumah yang bisa 'menghilang' ke dalam tanah, semua ditawarkan untuk menyelamatkan jiwa dan harta benda.
Ide ini muncul dari pengalaman pahit Linda Cantey, seorang insinyur aerospace, yang nyaris tewas dalam kebakaran Atlas Wildfire pada Oktober 2017. Saat itu, api melalap habis 51.000 hektar lahan dan menghancurkan 783 bangunan, serta merenggut enam nyawa. "Kami tertidur pulas saat api menerjang lingkungan kami. Ketika ada yang menelepon, seluruh ngarai sudah dipenuhi kobaran api," kenang Cantey.
Dari trauma itu, ia menggandeng perusahaan tambang untuk menciptakan Fort, sebuah bunker gudang tahan api seharga mulai USD 60.000 (sekitar Rp 960 juta). Bunker ini mampu menampung delapan orang dengan pasokan udara bersih selama empat jam. "Jika bukan karena Linda, kami tidak akan pernah membangun ini," ujar Josh Behling, presiden Wildfire Safety Systems.
Tak hanya bunker, inovasi lain juga bermunculan. Seorang pengusaha properti, Holden Forrest, menciptakan HiberTec Homes, rumah hidrolik yang bisa menghilang ke dalam tanah hanya dalam hitungan menit saat api mendekat. Rumah seluas 93 meter persegi ini dibanderol sekitar USD 1,2 juta (Rp 19 miliar).
Di sisi lain, solusi tradisional seperti kawanan kambing juga menjadi ladang bisnis. Mereka disewa untuk membersihkan semak-semak kering sebagai pemicu api, dengan tarif USD 3.000 (Rp 48 juta) per hari. Ada juga jasa pembungkus rumah anti-api dan alat penyiram inovatif yang harganya mencapai ribuan dolar.
Analisis: Tren ini menunjukkan bahwa perubahan iklim yang memicu bencana alam kini menciptakan pasar baru di sektor keamanan rumah. Harga yang selangit membuat solusi ini hanya terjangkau kalangan atas, namun memicu diskusi tentang kesenjangan keselamatan. Sementara itu, NASA mencatat aktivitas kebakaran ekstrem global meningkat dua kali lipat dalam dua dekade terakhir, menandakan kebutuhan akan inovasi ini akan terus tumbuh.