Jakarta, CNN Indonesia — Rencana perjalanan ribuan jemaah umrah ke Mekkah mendadak berantakan. Serangan militer Houthi yang menyasar wilayah Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir memaksa sejumlah penerbangan dibatalkan dan jemaah harus mencari rute alternatif lewat negara-negara Teluk di sekitarnya.
Sedikitnya lima bandara di Arab Saudi dilaporkan menjadi sasaran serangan. Kondisi ini membuat maskapai penerbangan kesulitan mengoperasikan jadwal normal, sehingga banyak calon jemaah umrah terjebak di bandara transit atau harus mengubah rencana keberangkatan mereka secara mendadak.
Dampak bagi Masyarakat:
- Jemaah Umrah Terlantar: Banyak calon jemaah yang sudah membayar mahal paket perjalanan harus rela menunda keberangkatan atau mengeluarkan biaya tambahan untuk rute alternatif.
- Kenaikan Biaya Travel: Biaya penerbangan ke Jeddah dan Madinah diprediksi melonjak karena keterbatasan rute yang aman. Travel umrah pun terpaksa menyesuaikan harga paket.
- Ketidakpastian Jadwal: Maskapai diminta waspada terhadap zona konflik, sehingga jadwal penerbangan bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan panjang.
Bagi masyarakat Indonesia yang akan berangkat umrah, disarankan untuk terus memantau informasi dari travel dan maskapai terkait status penerbangan, serta mempertimbangkan asuransi perjalanan yang mencakup pembatalan akibat konflik geopolitik.