Jakarta - Sutradara pemenang Grammy, Meji Alabi, yang pernah menggarap video klip untuk Beyoncé, Burna Boy, dan Davido, kini merilis film dokumenter tentang perang saudara paling kelam di Nigeria. Film berjudul 'Surviving Biafra: Voices from the Nigerian Civil War' produksi BBC Africa Eye ini menyajikan rekaman langka dari garis depan perang yang berlangsung dari tahun 1967 hingga 1970.
Bagi Meji, yang lahir di London dari orang tua Nigeria, proyek ini menjadi pengalaman yang membuka mata. Ia mengaku tidak banyak tahu tentang perang tersebut, termasuk siapa yang bertarung melawan siapa. Pengetahuan yang ia miliki hanya berasal dari kisah kakeknya, Godwin Alabi-Isama, seorang mantan komando tentara federal Nigeria yang bertempur melawan separatis etnis Igbo.
Namun, saat bekerja sama dengan pamannya, Leke Alabi-Isama, Meji mulai menyadari betapa traumatisnya masa lalu Nigeria. Leke mengaku hanya mengetahui satu sisi cerita, yaitu dari perspektif tentara federal. 'Saya tidak pernah tahu kengerian, penderitaan, dan rasa sakit dari sisi lain,' ujarnya.
Dokumenter ini menampilkan kesaksian para penyintas yang kini berusia 70 hingga 80 tahun. Mereka menceritakan pengalaman hidup dan bertempur selama perang yang menewaskan sekitar 500.000 hingga tiga juta orang, banyak di antaranya anak-anak. Perang Biafra tercatat sebagai perang saudara paling berdarah dan memecah belah di benua Afrika, sekaligus menjadi bencana kemanusiaan pertama yang disiarkan langsung di televisi dunia.
Yang menarik, sebagian besar warga Nigeria hanya belajar tentang sejarah ini dari cerita turun-temurun. Selama lebih dari satu dekade hingga September 2025, sejarah tidak masuk dalam kurikulum nasional Nigeria. 'Di buku pelajaran, cuma ada satu atau dua baris tentang perang ini,' kata Leke. 'Itu pun masih belum sepenuhnya diungkap.'