Daftar lengkap 48 negara peserta Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya rampung setelah babak playoff penentuan yang dramatis. Turnamen akbar yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ini dipastikan jadi edisi terbesar sepanjang sejarah, siap menyajikan pesta sepak bola yang belum pernah ada sebelumnya.
Kualifikasi terakhir diwarnai perjuangan sengit. Irak berhasil mengamankan satu tiket setelah menaklukkan Bolivia 2-1 dalam final playoff kedua di Meksiko. Tak mau kalah, Republik Demokratik Kongo juga meraih kemenangan tipis 1-0 atas Jamaika di final pertama. Dari zona Eropa, Turki, Bosnia dan Herzegovina, Swedia, serta Republik Ceko melengkapi kuota Benua Biru.
Piala Dunia 2026 memang akan sangat berbeda. Dari yang biasanya hanya 32 tim, kini bertambah menjadi 48 negara. Total 104 pertandingan siap digelar di 16 stadion megah yang tersebar di tiga negara tuan rumah. Argentina, dengan Lionel Messi sebagai kapten ikonik, akan berjuang mempertahankan gelar juara yang mereka rebut di Qatar 2022.
Momen bersejarah juga akan dirasakan oleh empat negara debutan: Tanjung Verde, Curacao, Yordania, dan Uzbekistan, yang untuk pertama kalinya akan unjuk gigi di panggung sepak bola terakbar. Pertandingan pembuka akan menjadi deja vu menarik, mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan pada 11 Juni di Mexico City, mengulang laga pembuka Piala Dunia 2010. Para penggemar tentu berharap gol pembuka kali ini sama spektakulernya dengan tendangan roket Lawrence Tshabalala kala itu.
Tiga negara tuan rumah juga menghadapi tantangan berat di fase grup. Meksiko tergabung di Grup A bersama Korea Selatan dan Republik Ceko. Timnas Amerika Serikat akan bersaing dengan Australia, Paraguay, dan Turki di grup mereka. Sementara Kanada harus berjibaku dengan Swiss, Qatar, dan Bosnia. Grup-grup ini menjanjikan persaingan ketat sejak awal.
Pelebaran format menjadi 48 tim ini adalah langkah besar FIFA untuk membuat Piala Dunia lebih inklusif, membuka pintu bagi lebih banyak negara untuk merasakan atmosfer kompetisi tertinggi. Meski demikian, skala turnamen yang masif ini akan menghadirkan tantangan logistik yang tidak main-main bagi para penyelenggara. Di sisi lain, bagi masyarakat di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, gelaran akbar ini bukan hanya ajang unjuk gigi di lapangan hijau, tetapi juga dorongan signifikan bagi sektor pariwisata, ekonomi, dan kebanggaan nasional di seluruh kota penyelenggara.