AUSTRIA TEGAS! ANAK DI BAWAH 14 DILARANG AKSES SOSIAL MEDIA! - Berita Dunia
← Kembali

AUSTRIA TEGAS! ANAK DI BAWAH 14 DILARANG AKSES SOSIAL MEDIA!

Foto Berita

Pemerintah Austria membuat gebrakan dengan rencana pelarangan total akses media sosial bagi anak di bawah usia 14 tahun. Langkah ini diambil karena kekhawatiran serius terhadap dampak negatif adiksi dan kesehatan mental yang ditimbulkan platform digital, sejalan dengan tren perlindungan anak di berbagai negara Eropa lainnya.

Pemerintah Austria siap memperkenalkan larangan penggunaan media sosial untuk anak-anak berusia di bawah 14 tahun. Kebijakan ini merupakan respons atas kekhawatiran yang meningkat terkait risiko adiksi dan dampak buruk lain pada kesehatan mental generasi muda. Rencananya, draf legislasi ini akan rampung pada Juni mendatang.

Alexander Proll, Menteri Muda Digitalisasi Austria, menegaskan bahwa platform online tertentu telah terbukti menyebabkan kecanduan dan membuat kaum muda "sakit." Senada, Wakil Kanselir Andreas Babler dari Partai Sosial Demokrat menambahkan, pemerintah tak akan lagi tinggal diam melihat anak-anak mereka kecanduan dan terganggu kesehatannya akibat media sosial.

"Risiko yang menyertainya telah diabaikan terlalu lama, dan sekarang saatnya bertindak," tegas Babler. Ia menjelaskan, larangan ini tidak akan menargetkan platform tertentu, melainkan akan diputuskan berdasarkan tingkat adiktif algoritma dan keberadaan konten berbahaya seperti "kekerasan seksual."

Langkah Austria ini hadir tak lama setelah putusan penting juri di Los Angeles, AS, yang menghukum Google (Alphabet) dan Meta untuk membayar ganti rugi 6 juta dolar AS dalam kasus kecanduan media sosial. Gugatan tersebut diajukan oleh seorang wanita 20 tahun yang mengaku kecanduan aplikasi sejak usia dini karena desain platformnya. Meta sendiri berencana mengajukan banding atas keputusan ini.

Tidak hanya Austria, beberapa negara lain di Eropa dan dunia juga sudah mulai bergerak. Parlemen Prancis pada Januari lalu sudah menyetujui larangan bagi anak di bawah 15 tahun mengakses media sosial, menyusul maraknya perundungan online dan risiko kesehatan mental. Inggris pun telah mengeluarkan imbauan agar orang tua membatasi waktu layar anak di bawah lima tahun maksimal satu jam sehari.

Negara-negara seperti Inggris, Denmark, Spanyol, dan Yunani juga tengah mengkaji potensi pelarangan serupa. Parlemen Eropa bahkan telah menyerukan Uni Eropa untuk menetapkan batas usia minimum akses media sosial, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing negara anggota. Ini menunjukkan bahwa isu perlindungan anak dari dampak negatif media sosial telah menjadi prioritas global yang mendesak.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook