Kurikulum sekolah negeri di Rusia resmi berubah. Anak-anak sekarang diajari cara merakit dan menerbangkan drone sebagai bagian dari mata pelajaran wajib. Perubahan ini terjadi di tengah perang Rusia dengan Ukraina yang masih berlangsung.
Laporan jurnalis Al Jazeera, Dmitry Medvedenko, dari sebuah ruang kelas di Moskow menunjukkan bagaimana nilai-nilai patriotisme semakin kuat menancap dalam sistem pendidikan mereka. Pelajaran drone ini bukan sekadar soal teknologi, tapi juga bagian dari persiapan menghadapi perang.
Analisis Dampak: Kebijakan ini menandakan bahwa perang sudah masuk ke ruang kelas. Bagi masyarakat Rusia, ini adalah normalisasi militerisasi sejak dini. Anak-anak tidak lagi hanya belajar matematika atau sastra, tapi dilatih keterampilan tempur. Dampaknya, generasi muda Rusia tumbuh dengan pola pikir yang siap berperang. Sementara bagi dunia internasional, ini sinyal bahwa Rusia bersiap untuk konflik jangka panjang. Pendidikan berubah menjadi alat mobilisasi negara.