DUEL SENGIT PRANCIS VS INGGRIS: PEREBUTAN PERUNGGU PALING PAHIT - Berita Dunia
← Kembali

DUEL SENGIT PRANCIS VS INGGRIS: PEREBUTAN PERUNGGU PALING PAHIT

Foto Berita

Miami, Florida – Pertandingan yang tidak diinginkan kedua tim akhirnya tetap harus digelar. Prancis dan Inggris, dua tim yang tumbang di semifinal Piala Dunia 2026, akan saling berhadapan dalam laga perebutan tempat ketiga di Miami Stadium, Sabtu (pukul 21.00 WIB).

Bagi kedua tim, laga ini terasa hambar. Prancis yang tampil perkasa sepanjang turnamen harus mengakui keunggulan Spanyol di semifinal. Sementara Inggris kembali gagal setelah dikalahkan Argentina secara dramatis, memperpanjang puasa gelar mereka selama enam dekade.

Namun, ada satu alasan emosional yang membuat laga ini penting: ini menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih timnas Prancis. Pria berusia 57 tahun itu sudah 14 tahun menukangi Les Bleus, membawa pulang trofi Piala Dunia 2018, runner-up 2022, dan semifinal tahun ini. Kepergiannya setelah kehilangan ibunda di fase grup menjadi cerita pilu yang layak diakhiri dengan medali perunggu.

Di sisi lain, Kylian Mbappe punya misi pribadi. Sang kapten Prancis masih bersaing ketat dengan Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas. Keduanya sama-sama mengoleksi delapan gol, tapi Messi unggul dalam jumlah assist. Jika Mbappe bisa mencetak gol dan mengungguli Messi, ia akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang meraih Sepatu Emas Piala Dunia dua kali.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, blak-blakan mengatakan bahwa tidak ada satu pun pemainnya yang ingin memainkan laga ini. 'Tidak ada pemain kami dan tidak ada pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini,' ujarnya. Namun, sebagai profesional, mereka tetap harus menjalani laga yang terasa seperti 'hadiah hiburan' yang pahit.

Analisis: Laga perebutan tempat ketiga selalu menjadi ironi dalam sepak bola. Berbeda dengan Olimpiade di mana medali perunggu punya nilai prestise, di Piala Dunia laga ini sering dianggap sebagai 'final yang gagal'. Namun, dari sisi komersial dan rating televisi, duel dua raksasa Eropa ini tetap menyedot perhatian global. Bagi Mbappe, ini juga panggung untuk menegaskan statusnya sebagai pewaris tahta sepak bola dunia.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook