BINTANG AFRIKA FALLY IPUPA TERIMA PENGHARGAAN TERTINGGI NEGARA - Berita Dunia
← Kembali

BINTANG AFRIKA FALLY IPUPA TERIMA PENGHARGAAN TERTINGGI NEGARA

Foto Berita

Kabar membanggakan datang dari dunia musik Afrika. Bintang besar asal Republik Demokratik Kongo, Fally Ipupa, baru saja dianugerahi penghargaan kenegaraan paling prestisius di negaranya. Pada Selasa lalu, penyanyi berusia 48 tahun ini resmi diangkat menjadi Knight of the National Order of the Leopard, sebuah gelar kehormatan yang hanya diberikan langsung oleh presiden kepada tokoh publik paling terhormat.

Meski tidak ada upacara yang disiarkan televisi, status baru Fally Ipupa diumumkan keesokan harinya melalui stasiun TV pemerintah oleh juru bicara pemerintah. Ia disebut sebagai "putra bangsa yang layak". Juru bicara itu menambahkan bahwa gaya dan kesenian unik Fally Ipupa telah berkontribusi besar dalam mempromosikan rumba Kongo dan menyebarkan budaya Kongo ke kancah internasional.

Fally Ipupa sendiri mengaku merasakan "kebanggaan luar biasa dan emosi yang mendalam" atas penghargaan ini. Lewat media sosial, ia berpesan kepada generasi muda Kongo: "Titik awalmu tidak menentukan takdirmu. Bekerjalah, percayalah, dan bertahanlah. Dunia siap mendengar suaramu."

Penghargaan ini melengkapi rentetan prestasi gemilang Fally Ipupa di tahun ini. Ia baru saja mencetak sejarah sebagai artis Afrika pertama yang langsung menempati posisi nomor satu di tangga lagu album Prancis dengan album terbarunya bertajuk 'XX'. Tidak hanya itu, ia juga menjadi artis Afrika berbahasa Prancis pertama yang berhasil menjual habis tiket konser di Stade de France Paris yang berkapasitas 80.000 kursi selama dua hari berturut-turut. Rencananya, akhir tahun ini ia akan menggelar konser besar di O2 Arena London.

Namun, di balik gemerlap kariernya, Fally Ipupa juga pernah mengalami masa kelam. Empat tahun lalu, setidaknya 11 orang meninggal dunia dalam insiden berdesak-desakan di salah satu konsernya di Kinshasa. Stadion saat itu kelebihan kapasitas hingga sepertiga dari kapasitas normal. Kariernya pun tak lepas dari kontroversi politik. Praktik 'libanga', di mana musisi dibayar untuk menyebut nama politisi atau tokoh berpengaruh dalam lagu, sempat memicu kemarahan penggemar di luar negeri. Fally Ipupa mengaku bisa mendapat sekitar €10.000 (Rp170 juta) per satu kali penyebutan nama. Meski begitu, ia tetap berkomitmen pada misinya sebagai duta UNICEF dan filantropis.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook