TORONTO - Ghana meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Panama di laga perdana Piala Dunia Grup L, Rabu (waktu setempat). Gol semata wayang dicetak Caleb Yirenkyi pada menit kelima injury time babak kedua, memicu keributan kecil di lapangan sebelum wasit meniup peluit panjang.
Pertandingan yang diguyur hujan di Toronto ini berjalan sengit. Babak pertama justru dikuasai Panama, namun Ghana tampil lebih agresif di babak kedua. Peluang emas baru tercipta di masa injury time ketika Brandon Thomas-Asante menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan tarik yang langsung diselesaikan Yirenkyi menjadi gol.
Kemenangan ini menjadi penebas dahaga bagi Ghana. Mereka bahkan tak melepaskan satu pun tembakan di babak pertama, sebuah rekor buruk di Piala Dunia tahun ini. Namun, kegigihan mereka di babak kedua membuahkan hasil manis.
Insiden Kunci dan Absennya Partey
Gelandang andalan Ghana, Thomas Partey, harus absen dalam laga ini. FIFA mengonfirmasi bahwa visa Partey untuk masuk Kanada ditolak karena ia masih menghadapi tuduhan pelecehan seksual di Inggris, yang telah ia bantah. Ia dipastikan baru akan bergabung untuk dua laga sisa di Amerika Serikat.
Analisis Dampak: Kemenangan ini mengubah peta kekuatan Grup L. Ghana yang diunggulkan berada di peringkat tiga besar grup, kini punya modal berharga untuk bersaing dengan Kroasia dan Inggris. Sementara itu, Panama yang tampil impresif di babak pertama harus gigit jari. Laga berikutnya akan menjadi penentu: Ghana menghadapi Inggris, sementara Panama berjumpa Kroasia.