GAZA DI AMBANG KRISIS PANGAN: BANTUAN PBB DIPOTONG, HARGA MELEDAK - Berita Dunia
← Kembali

GAZA DI AMBANG KRISIS PANGAN: BANTUAN PBB DIPOTONG, HARGA MELEDAK

Foto Berita

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk setelah World Food Programme (WFP) mengumumkan pemotongan bantuan pangan besar-besaran akibat kekurangan dana. Keputusan ini mengurangi jumlah penerima bantuan dari 1,6 juta menjadi 1,1 juta orang, yang berarti sekitar 500 ribu warga kehilangan akses bantuan bulanan. Selain itu, jatah makanan per keluarga dipotong menjadi setengah, dan jumlah makanan panas harian turun dari 250 ribu menjadi 150 ribu porsi.

Pemotongan ini terjadi bersamaan dengan penutupan perbatasan oleh Israel selama enam hari berturut-turut, yang menghentikan pasokan komersial dan memicu lonjakan harga bahan pokok seperti telur, tepung, dan minyak goreng. Harga seikat roti dilaporkan melonjak dari 5 menjadi 12 shekel, sementara minyak goreng kecil kini mencapai 10 shekel—di luar jangkauan banyak keluarga.

Warga seperti Manal Abu Rabie, ibu enam anak yang mengungsi di Deir el-Balah, mengaku putus asa. Dengan kondisi kesehatan yang buruk (hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung), ia bergantung penuh pada bantuan pangan untuk keluarganya. "Kami kembali menuju kelaparan," ujarnya. Ia khawatir musim dingin yang akan datang akan memperparah penderitaan karena tidak ada persediaan yang tersisa.

Analisis Dampak: Pemotongan bantuan WFP dan penutupan perbatasan menciptakan kombinasi mematikan bagi warga Gaza. Tanpa pasokan komersial dan bantuan internasional yang memadai, risiko malnutrisi akut dan kelaparan massal semakin nyata, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Situasi ini juga berpotensi memicu instabilitas sosial akibat kepanikan pembelian dan kelangkaan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook