NOVAYA GAZETA RESMI TUTUP, KEBEBASAN PERS RUSIA DI UJUNG TANDUK - Berita Dunia
← Kembali

NOVAYA GAZETA RESMI TUTUP, KEBEBASAN PERS RUSIA DI UJUNG TANDUK

Foto Berita

Jakarta - Surat kabar independen legendaris Rusia, Novaya Gazeta, resmi mengumumkan penutupan operasional mereka. Keputusan ini diambil setelah tekanan dari otoritas negara yang semakin intensif sejak invasi ke Ukraina dimulai. Dewan redaksi menyebutkan bahwa pihaknya 'terpaksa' menghentikan kegiatan jurnalistik karena tekanan dari dinas intelijen.

Dalam pernyataan resminya yang berjudul 'Kami Telah Dibunuh', pihak redaksi mengungkapkan bahwa kantor mereka akan berhenti beroperasi pada 9 November mendatang. Langkah ini diambil setelah rumah Pemimpin Redaksi Sergei Sokolov digeledah dan dirinya sempat ditahan. Sebelumnya, pemerintah Rusia juga telah mencap Novaya Gazeta sebagai 'agen asing', label yang sering digunakan untuk membungkam suara kritis.

Penutupan ini menjadi pukulan telak bagi kebebasan pers di Rusia. Sejak konflik Ukraina meletus, ruang gerak media independen semakin sempit dengan meningkatnya sensor dan penangkapan jurnalis. Novaya Gazeta sendiri memiliki sejarah kelam; enam jurnalis mereka dilaporkan telah dibunuh, dan pemimpin redaksi sebelumnya, Dmitry Muratov, meraih Nobel Perdamaian 2021 atas upayanya menjaga kebebasan berekspresi.

Analisis Dampak: Hilangnya Novaya Gazeta berarti masyarakat Rusia kehilangan salah satu sumber informasi alternatif yang kredibel. Ini mempersempit akses publik terhadap fakta objektif di tengah gempuran propaganda negara, memaksa warga untuk bergantung pada media yang dikendalikan pemerintah atau mencari informasi secara ilegal melalui jalur luar negeri.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook