DAVID HOCKNEY, PELUKIS IKONIK POP ART, TUTUP USIA - Berita Dunia
← Kembali

DAVID HOCKNEY, PELUKIS IKONIK POP ART, TUTUP USIA

Foto Berita

London, Al Jazeera – Dunia seni rupa kontemporer kehilangan salah satu tokoh paling berpengaruh. David Hockney, pelukis asal Inggris yang dikenal dengan karya-karya penuh warna dan ikonik dari era Pop Art, meninggal dunia pada usia 88 tahun di kediamannya di London, Kamis (27/3).

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh humasnya, Erica Bolton, yang menyatakan Hockney meninggal dengan tenang. Meski penyebab kematian tidak disebutkan, Bolton menegaskan bahwa selama tujuh dekade berkarya, Hockney tidak pernah berhenti bereksperimen, mulai dari cat minyak, fotografi, hingga gambar digital di iPad.

Lahir di Bradford, Inggris pada 1937, Hockney adalah sosok yang berani menentang norma. Ia keluar sebagai gay di era konservatif pasca-Perang Dunia II dan memilih menjadi seniman daripada wajib militer. Kepindahannya ke California pada 1964 melahirkan mahakarya ikoniknya: lukisan kolam renang dengan efek cahaya berkilauan.

Puncak kariernya terjadi pada 2018, ketika lukisannya Portrait of an Artist (Pool with Two Figures) terjual seharga USD 90,3 juta (sekitar Rp 1,4 triliun), menjadikannya rekor termahal untuk seniman yang masih hidup saat itu. Hockney juga dikenal sebagai pionir penggunaan teknologi, membuat karya seni di iPad sejak perangkat itu dirilis pada 2010.

Kehilangan Hockney bukan hanya soal perginya seorang seniman, tetapi juga simbol kreativitas tanpa batas. Analisis dari media seni Artnet menyebutkan bahwa warisan Hockney adalah bagaimana ia membuktikan bahwa seni bisa tetap relevan di era digital tanpa kehilangan jiwa tradisionalnya. Bagi masyarakat luas, kisah Hockney menginspirasi bahwa usia bukanlah halangan untuk terus berinovasi.

Hockney meninggalkan pasangan lamanya, Jean-Pierre Goncalves de Lima, serta keluarga besar. Dunia seni kehilangan mata jeli yang mampu menangkap keindahan dalam kesederhanaan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook