SINGAPURA BORONG PESAWAT INTEL AS RP35 T, INI ALASANNYA - Berita Dunia
← Kembali

SINGAPURA BORONG PESAWAT INTEL AS RP35 T, INI ALASANNYA

Foto Berita

Amerika Serikat baru saja menyetujui penjualan senjata militer bernilai fantastis, mencapai $2,3 miliar atau sekitar Rp35 triliun, kepada Singapura. Penjualan ini termasuk pesawat mata-mata canggih P-8A Poseidon buatan Boeing, torpedo ringan, serta sistem pertahanan udara yang mumpuni. Lalu, mengapa negara tetangga kita ini jor-joran belanja alat tempur?

Keputusan Washington ini diumumkan oleh Departemen Luar Negeri AS melalui situs Defense Security Cooperation Agency (DSCA) pada hari Rabu lalu. Menurut DSCA, penjualan persenjataan ini akan membantu Singapura menghadapi "ancaman saat ini dan di masa depan" dengan membangun kekuatan maritim yang kredibel. Tujuannya jelas, untuk mencegah musuh dan memungkinkan Singapura berpartisipasi dalam operasi yang beraliansi dengan Amerika Serikat.

Lebih jauh lagi, DSCA menegaskan bahwa kesepakatan ini akan memperkuat tujuan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS. Singapura dianggap sebagai "mitra strategis yang penting" untuk stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Asia. Jadi, ini bukan hanya tentang Singapura, tapi juga tentang kepentingan regional AS.

Rencananya, pesawat intai maritim P-8A Poseidon ini akan menggantikan armada pesawat Fokker 50 yang sudah menua milik Angkatan Pertahanan Singapura. Menurut Kementerian Pertahanan Singapura, akuisisi empat unit P-8A ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang mereka untuk modernisasi armada.

Seorang ilmuwan politik, Ian Chong, menjelaskan kepada Al Jazeera bahwa pesawat patroli semacam ini sangat vital untuk melindungi "jalur laut komunikasi yang luas dan jalur perairan yang sangat sibuk" di Asia Tenggara. Wilayah ini memang dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Menteri Pertahanan Singapura, Chan Chun Sing, sebenarnya sudah mengumumkan rencana pembelian pesawat AS ini sejak September lalu, setelah bertemu dengan Menteri Pertahanan AS saat itu, Pete Hegseth, di Pentagon. Hubungan militer AS-Singapura memang sangat erat, dengan nilai total penjualan pemerintah ke pemerintah aktif mencapai $8,38 miliar. Angka ini mencakup berbagai jenis persenjataan, dari amunisi hingga jet tempur F-35.

Bahkan, Singapura dijadwalkan akan menerima unit pertama dari total 20 unit F-35 yang mereka pesan pada akhir tahun ini. Kedua negara juga rutin mengadakan latihan militer bersama untuk mempererat kerja sama di berbagai isu keamanan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook