OBAMA SERANG TRUMP SOAL HARGA DAN PERANG IRAN - Berita Dunia
← Kembali

OBAMA SERANG TRUMP SOAL HARGA DAN PERANG IRAN

Foto Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Donald Trump saat turun langsung ke lapangan untuk mendukung kandidat Partai Demokrat. Berbicara di Ohio dan Michigan pada Sabtu (1/11), Obama menyoroti dua isu utama yang dianggapnya merugikan rakyat: keterlibatan AS dalam perang Iran dan lonjakan harga kebutuhan konsumen.

Obama menyebut pemilu sela (midterms) 3 November mendatang sebagai 'peluang terbaik terakhir' untuk membatasi kekacauan di pemerintahan saat ini. Ia menyindir kondisi ekonomi yang menurutnya semakin memberatkan, dengan mengatakan bahwa jika harga sudah terasa mahal sebelumnya, kini segalanya menjadi jauh lebih mahal. Kritik ini muncul di tengah tekanan publik terhadap kebijakan ekonomi Trump.

Di sisi lain, Trump yang berkampanye di Georgia justru menggaungkan optimisme. Ia mengklaim AS sedang berada di 'zaman keemasan' berkat kebijakan imigrasi dan tarifnya. Meski mengakui harga minyak sedang tinggi akibat konflik di Iran dan Ukraina, Trump berjanji harga BBM akan segera turun. Ia bahkan menjanjikan pembayaran tunai 5.000 dolar AS bagi setiap warga dewasa jika Partai Republik menang di kedua kamar Kongres.

Analisis Dampak: Pemilu sela ini menjadi referendum bagi pemerintahan Trump. Bagi masyarakat AS, pertarungan ini krusial karena menentukan kendali Kongres, yang akan mempengaruhi kelancaran agenda legislasi presiden. Isu ekonomi dan harga menjadi senjata utama kedua kubu. Sementara Obama menekankan beban biaya hidup, Trump menawarkan stimulus tunai dan janji penurunan harga energi. Bagi dunia, hasil pemilu ini akan menentukan arah kebijakan luar negeri AS, termasuk terkait ketegangan dengan Iran, yang berdampak langsung pada stabilitas harga minyak global.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook