Serangan udara yang dilancarkan kelompok Houthi kembali memanas di wilayah Arab Saudi. Otoritas penerbangan sipil Saudi mengonfirmasi bahwa dua bandara internasional utama—Bandara Abha dan Bandara Internasional King Khalid—menjadi sasaran serangan pada waktu yang hampir bersamaan.
Akibatnya, tiga warga sipil dilaporkan tewas, dua di antaranya adalah perempuan. Selain korban jiwa, sebanyak 36 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Serangan ini jelas menambah ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung usai.
Analisis & Dampak: Serangan terhadap bandara sipil ini merupakan eskalasi berbahaya karena menyasar fasilitas publik yang seharusnya dilindungi. Bagi masyarakat umum, insiden ini memicu kekhawatiran baru soal keselamatan transportasi udara di kawasan konflik. Maskapai penerbangan internasional kemungkinan besar akan meninjau ulang rute mereka, yang bisa berdampak pada kenaikan harga tiket dan pembatalan penerbangan. Selain itu, serangan ini berpotensi memicu respons militer balasan dari koalisi Saudi, yang dikhawatirkan memperparah krisis kemanusiaan di Yaman.