Pasukan keamanan Meksiko mengumumkan keberhasilan besar pekan ini: tewasnya Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, lebih dikenal dengan nama julukan ‘El Mencho’. Ia adalah pemimpin dari salah satu kartel narkoba paling kuat dan ditakuti di negara tersebut. Namun, alih-alih meredakan situasi, kabar kematian El Mencho justru memicu gelombang kekerasan dan kerusuhan sporadis di berbagai wilayah Meksiko.
Insiden ini kembali menyoroti betapa rumit dan berdarahnya perang melawan narkoba yang sudah puluhan tahun membelenggu Meksiko. Pemerintah bahkan seringkali harus mengerahkan militer untuk menghadapi operasi kriminal kartel yang begitu masif. Kematian seorang gembong seperti El Mencho, yang seharusnya melemahkan jaringan kriminalnya, malah bisa jadi sinyal awal perebutan kekuasaan baru di antara faksi-faksi kartel, atau bahkan memicu aksi balas dendam. Ini membuktikan bahwa kekuatan kartel narkoba di Meksiko dan sebagian besar Amerika Latin begitu mengakar, jauh melampaui sekadar geng jalanan. Strategi pemberantasan yang hanya fokus pada eliminasi pemimpin, tampaknya belum cukup untuk benar-benar menumpas cengkeraman mereka terhadap negara dan masyarakat.