BUNKER-BUSTER HANTAM IRAN: INFRASTRUKTUR VITAL HANCUR! - Berita Dunia
← Kembali

BUNKER-BUSTER HANTAM IRAN: INFRASTRUKTUR VITAL HANCUR!

Foto Berita

Serangan udara masif yang melibatkan bom 'bunker-buster' kembali mengguncang Iran. Kali ini, area pegunungan dekat Isfahan menjadi sasaran utama, memicu ledakan sekunder dahsyat yang menerangi langit malam dan membuat getaran terasa hingga penjuru kota. Peristiwa ini menandai eskalasi konflik yang mengerikan, di mana AS dan Israel dikabarkan melancarkan serangkaian serangan ke berbagai kota penting di Iran.

Tak hanya Isfahan, ibu kota Tehran juga tak luput dari gempuran. Serangan udara bertubi-tubi sejak tengah malam hingga Selasa dini hari menyebabkan pemadaman listrik di banyak wilayah. Kementerian Energi Iran mengonfirmasi kerusakan pada jalur transmisi listrik vital akibat pecahan proyektil dan gelombang kejut, meski upaya perbaikan diklaim tuntas dalam hitungan jam. Sejumlah kawasan industri di Karaj dan sekitarnya juga turut menjadi sasaran. Bahkan, tentara Israel secara terang-terangan merilis peta udara, memperingatkan warganya untuk menjauhi area Vardavard, barat Tehran, sebuah lokasi yang dikenal sebagai pusat beberapa perusahaan farmasi.

Salah satu korban terdampak parah adalah perusahaan farmasi besar Tofigh Darou. Otoritas Iran melaporkan kerusakan meluas akibat serangan rudal yang diduga menargetkan fasilitas tersebut. Perlu diketahui, Iran memproduksi lebih dari 90 persen kebutuhan obatnya sendiri akibat sanksi AS, dan Tofigh Darou adalah produsen utama bahan baku untuk berbagai obat penting, termasuk obat kanker dan imunomodulator untuk multiple sclerosis. Serangan ini jelas menimbulkan ancaman serius terhadap pasokan obat-obatan bagi masyarakat Iran yang memang sudah tertekan sanksi ekonomi.

Selain itu, di Zanjan, barat laut Iran, media lokal menunjukkan kehancuran signifikan pada sebuah bangunan yang disebut 'departemen administratif' Hosseinieh Azam, pusat keagamaan penting. Sedikitnya empat orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam insiden tersebut. Total, otoritas Iran mengklaim lebih dari 2.000 warga tewas sejak perang dimulai 28 Februari lalu, dengan banyak unit rumah tinggal, sekolah, rumah sakit, dan situs bersejarah terdampak.

Eskalasi target serangan juga semakin mengerikan. Minggu ini, jet tempur AS dan Israel membombardir beberapa situs nuklir sipil, fasilitas produsen baja terkemuka Iran beserta sumber listriknya, pabrik petrokimia, hingga Iran University of Science and Technology di Tehran – kampus tempat pengembangan satelit pencitraan. Tragedi lain yang menyayat hati adalah pembunuhan seorang profesor universitas tersebut, yang berjasa dalam program rudal Iran, bersama dua anaknya di rumah mereka di Tehran utara minggu lalu.

Merespons situasi ini, para komandan lokal Iran menyatakan kesiapan mereka untuk menghadapi 'perang gesekan' yang berkepanjangan, termasuk kemungkinan invasi darat dari AS. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman, siap menyerang instalasi minyak dan gas, menghancurkan pembangkit listrik, dan bahkan 'mungkin' melenyapkan semua fasilitas desalinasi air Iran. Kondisi ini menunjukkan konflik yang makin meruncing, tidak hanya menargetkan infrastruktur militer tetapi juga menyeret sektor sipil vital ke dalam pusaran kekerasan, mengancam kehidupan dan kesejahteraan jutaan orang serta memperparah krisis kemanusiaan di kawasan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook