TRUMP KL AIMIN: MINYAK MELIMPAH, HARGA TURUN? - Berita Dunia
← Kembali

TRUMP KL AIMIN: MINYAK MELIMPAH, HARGA TURUN?

Foto Berita

Jakarta, Warkop News – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali pamer di media sosialnya, Truth Social. Dia mengklaim kesepakatan damai dengan Iran bikin minyak melimpah dan harga-harga langsung jeblok. Tapi, benarkah semulus itu?

Dalam unggahannya, Trump nulis besar-besaran: "MINYAK SEDANG MENGALIR, PASAR SAHAM BERGEMURUH, LAPANGAN KERJA PECAH REKOR, DAN HARGA TURUN DRAMATIS!" Namun, faktanya nggak semanis kata-katanya. Indeks Dow Jones emang sempat tembus rekor 51.999 poin, tapi langsung merosot setelah The Fed mengumumkan suku bunga tetap di 3,5-3,75 persen. Sementara itu, Nasdaq dan S&P 500 malah ikut terperosok.

Yang lebih penting, 38 persen warga AS nggak punya saham. Jadi, pasar saham yang 'menggila' nggak ngaruh ke kantong mereka. Profesor Michael Klein dari Tufts University bilang, "Pasar saham bukan ekonomi. Jangan samakan keduanya."

Kabarnya, harga bensin di pompa emang mulai turun ke rata-rata $3,99 per galon, dari puncak $4,48. Tapi, sebelum perang dengan Iran, harga cuma $2,98. Artinya, masih jauh dari normal. Pakar supply chain, Tammy Kulesa, memperingatkan biaya transportasi dan asuransi belum pulih. Bahkan, Profesor Mark Jones dari Rice University meramal harga baru balik normal akhir 2027.

Jadi, klaim Trump soal 'harga turun' itu baru setengah benar. Masyarakat bawah masih ngerasain dampak perang, terutama di pom bensin dan kasir supermarket.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook