Pemerintah negara bagian Benggala Barat, India, yang kini dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP), mulai melakukan penangkapan dan deportasi massal terhadap warga Muslim Bangladesh. Ribuan imigran ilegal dilaporkan telah ditahan atau dipulangkan secara paksa dalam beberapa pekan terakhir.
Kebijakan ini menuai kecaman dari berbagai kalangan. Kritikus menilai operasi ini tidak hanya melanggar prosedur hukum yang berlaku, tetapi juga berpotensi memperkeruh hubungan antarumat beragama di wilayah tersebut. Seperti diketahui, Benggala Barat memiliki populasi Muslim yang signifikan dan sejarah panjang kerukunan antar etnis.
Dari sisi dampak, langkah tegas BJP ini dinilai sebagai bagian dari agenda politik nasionalis Hindu yang lebih luas. Analis memperingatkan bahwa tindakan ini bisa memicu gelombang baru ketegangan sosial, terutama jika proses deportasi tidak dilakukan dengan transparan dan melanggar hak asasi manusia. Sementara itu, pemerintah Bangladesh belum memberikan pernyataan resmi terkait pemulangan ribuan warganya ini.