UKRAINA SERANG ST. PETERSBURG, FORUM EKONOMI RUSIA DIBAYANGI ASAP HITAM - Berita Dunia
← Kembali

UKRAINA SERANG ST. PETERSBURG, FORUM EKONOMI RUSIA DIBAYANGI ASAP HITAM

Foto Berita

KYIV, UKRAINA — Ukraina melancarkan serangan drone ke wilayah pinggiran St. Petersburg, Rusia, hanya beberapa jam sebelum pembukaan forum ekonomi bergengsi yang dirancang untuk menarik investasi asing. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (5/6) pagi waktu setempat, saat kepulan asap hitam membubung di atas kota terbesar kedua Rusia itu.

Otoritas setempat mengklaim pertahanan udara berhasil menembak jatuh 59 drone, namun tiga distrik berbeda di St. Petersburg tetap terkena dampak. Meski tidak ada korban jiwa, serangan ini memaksa Bandara Pulkovo tutup sementara dan mengganggu jaringan internet seluler. Negara tetangga, Latvia dan Estonia, bahkan turut mengeluarkan peringatan serangan udara di beberapa wilayahnya.

Serangan ini terjadi di tengah persiapan Forum Ekonomi St. Petersburg, yang kerap dijuluki 'Davos-nya Rusia'. Acara yang dihadiri delegasi dari 130 negara ini menjadi ajang unjuk kekuatan ekonomi Rusia di tengah sanksi Barat. Menariknya, untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade, delegasi tingkat rendah dari Amerika Serikat dipastikan hadir, dipimpin oleh Rodney Mims Cook Jr., pejabat Komisi Seni Rupa AS yang mengawasi proyek ballroom Gedung Putih.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengonfirmasi bahwa drone Ukraina berhasil menghantam beberapa lokasi penting, termasuk terminal minyak dan pangkalan angkatan laut di kota tetangga, Kronstadt. 'Rencana sanksi jarak jauh Ukraina sedang diimplementasikan persis seperti yang dibutuhkan untuk mendekatkan perdamaian,' tulis Zelensky di media sosial.

Analis militer menilai serangan ini bukan sekadar aksi militer, melainkan pesan politik keras. Dengan menyerang simbol ekonomi dan militer Rusia di saat bersamaan, Ukraina menunjukkan kemampuannya menembus pertahanan 'kandang macan' sekaligus merusak citra stabilitas yang ingin ditampilkan Kremlin di forum ekonomi tersebut. Langkah ini juga mempertegas strategi Ukraina untuk terus menghancurkan infrastruktur energi dan minyak Rusia yang dianggap sebagai 'mesin perang' Moskow.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook