QATAR SIAP BALAS DENDAM DI PIALA DUNIA 2026 - Berita Dunia
← Kembali

QATAR SIAP BALAS DENDAM DI PIALA DUNIA 2026

Foto Berita

San Francisco, AS — Timnas Qatar siap memulai perjuangan di Piala Dunia 2026 dengan misi besar: menghapus memori buruk saat menjadi tuan rumah di edisi 2022. Kala itu, Qatar menjadi tuan rumah pertama dalam sejarah yang kalah di semua pertandingan grup.

Pada laga pembuka Grup B, Sabtu (12/6) waktu setempat, Qatar akan menghadapi Swiss di San Francisco Bay Area Stadium. Pertandingan ini krusial karena Kanada dan Bosnia baru saja bermain imbang 1-1, membuka peluang bagi pemenang laga ini untuk memimpin klasemen grup.

Setelah kegagalan di Piala Dunia 2022, Qatar bangkit dengan menjuarai Piala Asia 2023. Mereka juga lolos ke putaran final setelah mengalahkan Uni Emirat Arab 2-1 pada Oktober 2025. Pelatih anyar, Julen Lopetegui—mantan arsitek Real Madrid dan Timnas Spanyol—menjadi motor kebangkitan ini.

“Kami tidak ingin berhenti di sini. Kami sadar lawan kami berat, tapi kami ingin terus bermimpi,” ujar Lopetegui dalam konferensi pers, Jumat (11/6).

Di sisi lain, Swiss datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka lolos tanpa terkalahkan di kualifikasi dan hanya kebobolan dua gol. Ini menjadi penampilan keenam mereka secara beruntun di Piala Dunia—prestasi yang hanya ditandingi oleh raksasa Eropa seperti Prancis, Spanyol, dan Jerman.

Namun, Swiss punya catatan kurang meyakinkan: hanya sekali lolos ke perempat final sejak 1954, dan lima kali terakhir selalu terhenti di babak 16 besar. Kapten Granit Xhaka menegaskan timnya siap tempur. “Kami sudah tidak sabar. Fisik dan mental kami siap. Ini akan menjadi Piala Dunia terbaik,” katanya.

Analisis Dampak: Laga ini menjadi ujian awal bagi Qatar untuk membuktikan bahwa kesuksesan di level Asia bukan sekadar kebetulan. Bila menang, Qatar bisa mengubah narasi global tentang sepak bola Timur Tengah. Sebaliknya, kekalahan bisa mengulang trauma 2022. Bagi Swiss, hasil imbang Kanada-Bosnia jadi peluang emas untuk mengamankan posisi puncak grup sejak awal.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook