OSTRAVA, CZECHIA — Sprinter Amerika Serikat, Noah Lyles, kembali menorehkan prestasi gemilang. Pada ajang Golden Spike di Ostrava, Republik Ceko, Selasa waktu setempat, ia memecahkan rekor dunia untuk nomor lari 150 meter yang jarang diperlombakan.
Lyles mencatat waktu 14,67 detik, mengalahkan rekor sebelumnya milik Kishane Thompson dari Jamaika yang sebesar 14,72 detik. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasinya di lintasan setelah musim dingin yang produktif.
"Apa ada yang ragu? Kami datang untuk menunjukkan aksi," ujar Lyles penuh semangat kepada stasiun televisi setempat. Ia unggul atas Sinesipho Dambile dari Afrika Selatan (14,78 detik) dan remaja Australia, Gout Gout (14,96 detik).
Prestasi ini menambah panjang daftar pencapaian Lyles di tahun 2025. Sebelumnya, ia memenangkan 100 meter di Diamond League Roma dengan catatan 9,88 detik. Nama Lyles juga masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time.
Sementara itu, bintang Belanda Femke Broeders-Bol harus mengakui keunggulan atlet Swiss, Audrey Werro, di debut lari 800 meter. Werro finis pertama dengan waktu 1 menit 54,45 detik, sementara Broeders-Bol mencatat waktu 1 menit 57,13 detik.
Analisis Dampak: Rekor Lyles ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa inovasi dalam latihan dan konsistensi mental bisa mendobrak batasan. Bagi dunia atletik, ini menjadi sinyal bahwa nomor-nomor non-Olimpiade seperti 150 meter tetap punya daya tarik komersial dan kompetitif tinggi. Kehadiran nama-nama baru seperti Gout Gout dari Australia juga menunjukkan regenerasi pelari cepat dunia semakin ketat.