RABBI ISRAEL GEGERKAN POLITIK JELANG PEMILU - Berita Dunia
← Kembali

RABBI ISRAEL GEGERKAN POLITIK JELANG PEMILU

Foto Berita

Pernyataan kontroversial dari seorang Rabbi senior Israel kembali mencuat dan memicu badai politik tiga pekan menjelang pemilihan umum. Rabbi Dov Lando, pemimpin spiritual partai Degel HaTorah, menyatakan bahwa umat Yahudi mungkin lebih baik hidup tanpa sebuah negara.

Dalam rekaman yang disiarkan Channel 12, Rabbi berusia 96 tahun itu juga menyinggung soal tentara yang gugur. Menurutnya, tentara yang mengikuti paham Zionisme Religius tewas karena ajaran para rabi mereka yang dianggap menyimpang. Ia menilai banyak operasi militer dilakukan bukan untuk menyelamatkan nyawa, melainkan demi kehormatan negara.

Pernyataan ini sebenarnya pernah dipublikasikan pada Februari 2025, namun kemunculannya kembali di tengah kampanye pemilu membuat isu ini menjadi sangat sensitif. Isu wajib militer bagi kelompok ultra-Ortodoks (Haredi) memang menjadi salah satu pemicu perpecahan terbesar di Israel saat ini.

Mahkamah Agung Israel pada 2024 lalu memutuskan tidak ada dasar hukum bagi mahasiswa seminari ultra-Ortodoks untuk bebas dari wajib militer. Namun, pemerintah hingga kini belum berhasil membuat undang-undang baru untuk mengembalikan pengecualian tersebut, memicu protes besar dari kedua belah pihak.

Pengamat menilai kemunculan kembali pernyataan Rabbi Lando bukan sekadar kebetulan, melainkan upaya untuk menempatkan diskursus ini di jantung perdebatan politik. Partai Lando, United Torah Judaism (UTJ), merupakan sekutu penting Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Netanyahu sendiri terlihat berhati-hati agar tidak menghapus pengecualian militer tersebut, karena takut kehilangan dukungan koalisi.

Dampaknya bagi masyarakat Israel sangat besar. Isu ini tidak hanya mempertajam polarisasi antara kelompok sekuler dan religius, tetapi juga mengancam stabilitas pemerintahan Netanyahu di tengah situasi keamanan yang genting.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook