Warga Gaza kembali dihantui kekhawatiran lonjakan harga pangan setelah aktivitas impor barang komersial terhenti total selama dua hari terakhir. Pasokan kebutuhan pokok seperti buah segar, sayuran, daging, hingga pakaian musim dingin tidak bisa masuk ke wilayah tersebut.
Penghentian ini bukan disebabkan oleh konflik bersenjata, melainkan akibat sengketa pajak antara para pedagang lokal dan pihak otoritas Hamas. Kondisi ini memperparah situasi kemanusiaan di Gaza yang saat ini sedang bergulat dengan krisis ekonomi dan ancaman kelaparan.
Analisis Dampak: Bagi masyarakat awam di Gaza, penundaan logistik ini berarti kelangkaan barang di pasaran yang dipastikan memicu inflasi harga yang tidak terkendali. Jika sengketa pajak ini tidak segera diselesaikan, daya beli masyarakat yang sudah lemah akan semakin tergerus, memaksa mereka untuk bertahan hidup dengan sumber daya yang semakin minim.