Insiden baku tembak terjadi di pos pemeriksaan militer di pintu masuk Kota Hebron, Tepi Barat. Akibatnya, lima warga Israel dilaporkan mengalami luka-luka. Pasukan keamanan Israel berhasil menembak mati dua orang yang diduga sebagai pelaku penyerangan.
Rekaman amatir yang beredar di media sosial menunjukkan pertempuran senjata api yang sengit antara tentara dan para penembak. Militer Israel mengklaim menemukan amunisi dalam jumlah besar di kendaraan para penyerang. Mereka menduga pelaku sebenarnya berniat melakukan serangan besar di Route 35, namun terpaksa mengubah rencana setelah bertemu pos pemeriksaan.
Insiden ini terjadi di tengah situasi keamanan yang memanas menjelang pemilihan umum Israel yang tinggal menghitung hari. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang mengandalkan kampanye keamanan, langsung menginstruksikan militer untuk bersiap melakukan penutupan total (lockdown) di Tepi Barat. Langkah ini diambil untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, meskipun wilayah tersebut memang sudah dijadwalkan ditutup selama proses pemungutan suara berlangsung.