PEMIMPIN JERMAN SAMBANGI CHINA, BAWA PESAN PENTING INI! - Berita Dunia
← Kembali

PEMIMPIN JERMAN SAMBANGI CHINA, BAWA PESAN PENTING INI!

Foto Berita

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, baru-baru ini memulai kunjungan perdananya ke China dengan misi penting: menyetel ulang dan memperdalam hubungan dagang kedua negara. Namun, Merz tak datang hanya untuk bersalaman dan bersepakat. Ia membawa pesan tegas terkait pentingnya kerja sama yang lebih adil dan komunikasi terbuka.

Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri China, Li Qiang, di Beijing, Merz menekankan keinginan Jerman untuk membangun kemitraan ekonomi yang sudah terjalin puluhan tahun, tapi dengan syarat. Ia secara terang-terangan menyoroti kekhawatiran sektor manufaktur Jerman yang merasakan tekanan dari persaingan produk China yang kian murah, bahkan disebut-sebut mendapat subsidi.

“Ada kekhawatiran spesifik mengenai kerja sama kita yang ingin kami tingkatkan dan buat lebih adil,” ujar Merz, mengindikasikan bahwa Jerman mencari 'arena bermain' yang lebih seimbang dalam perdagangan. Hal ini jadi poin krusial, mengingat Uni Eropa punya perhatian serius terhadap produk-produk China yang lebih murah dan berpotensi membanjiri pasar, mengancam industri domestik.

Di sisi lain, PM Li Qiang menyerukan agar kedua negara menjaga multilateralisme dan perdagangan bebas. Ini bisa dibaca sebagai sindiran halus terhadap kebijakan tarif proteksionis yang sempat diusung oleh mantan Presiden AS Donald Trump, yang memang sempat mengguncang sistem perdagangan global. China ingin memposisikan diri sebagai advokat perdagangan bebas yang bertanggung jawab.

Selama kunjungan ini, kedua belah pihak tak hanya bicara soal dagang. Delegasi dari Jerman dan China juga menandatangani beberapa kesepakatan dan nota kesepahaman, termasuk di bidang perubahan iklim dan ketahanan pangan. Merz menegaskan, komunikasi yang terbuka adalah kunci, dan akan ada kunjungan menteri-menteri Jerman lainnya dalam beberapa bulan ke depan.

Kunjungan Merz, yang ditemani rombongan besar eksekutif bisnis Jerman, sangat strategis. Data menunjukkan impor Jerman dari China tahun lalu melonjak 8,8% mencapai 170,6 miliar euro, sementara ekspor Jerman ke China justru anjlok 9,7% menjadi 81,3 miliar euro. Ketidakseimbangan ini tentu menjadi perhatian serius bagi Berlin.

Selain pertemuan resmi dan penandatanganan kesepakatan bisnis, Merz juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan mengunjungi perusahaan-perusahaan Jerman yang telah lama mapan di China, seperti Siemens dan Mercedes-Benz. Tak ketinggalan, isu geopolitik dan hak asasi manusia juga akan masuk dalam agenda pembicaraan, menegaskan bahwa hubungan kedua negara jauh lebih kompleks dari sekadar urusan ekonomi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook