EKSEKUSI MATI TEXAS KEMBALI DILAKSANAKAN PASCA GAGALNYA HUKUMAN DI TENNESSEE - Berita Dunia
← Kembali

EKSEKUSI MATI TEXAS KEMBALI DILAKSANAKAN PASCA GAGALNYA HUKUMAN DI TENNESSEE

Foto Berita

Texas kembali melaksanakan hukuman mati pada Rabu malam waktu setempat. Jamaal Howard, pria berusia 46 tahun, dieksekusi dengan suntikan mematikan di penjara Huntsville. Ini menjadi eksekusi pertama di Amerika Serikat sejak kegagalan eksekusi Christa Pike pekan lalu yang sempat menuai kontroversi.

Pengacara Howard sempat meminta penundaan eksekusi. Mereka berargumen bahwa kliennya berisiko mengalami nasib serupa dengan Pike karena Texas menggunakan obat yang sama, yaitu pentobarbital. Mereka juga menuding pasokan obat di Texas sudah menurun kualitasnya. Namun, pengadilan dua kali menolak permohonan tersebut, dan Mahkamah Agung AS juga menolak banding pada Rabu malam. Gubernur Texas, Greg Abbott, juga tidak mengabulkan permintaan penundaan selama 30 hari.

Howard dihukum mati atas pembunuhan Vickie Swartout, seorang pegawai toko kelontong berusia 42 tahun, pada tahun 2000 silam. Saat itu, Howard yang masih berusia 20 tahun menembak korban dan mencuri sebungkus rokok serta uang tunai 114 dolar dari mesin kasir. Dalam pernyataan terakhirnya, Howard menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban yang menyaksikan eksekusi dari ruang saksi. "Saya harap Anda menerima permintaan maaf saya, dan saya berharap Anda memaafkan saya," ujarnya.

Eksekusi ini menyoroti kembali perdebatan seputar metode hukuman mati di AS, khususnya terkait ketersediaan dan kualitas obat-obatan yang digunakan. Kasus Pike yang selamat dari eksekusi memicu pertanyaan serius tentang prosedur dan etika hukuman mati, serta memaksa negara-negara bagian untuk mengevaluasi kembali praktik mereka.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook