BATAS EBOLA MERUGIKAN, RIBUAN TON BARANG MEMBUSUK - Berita Dunia
← Kembali

BATAS EBOLA MERUGIKAN, RIBUAN TON BARANG MEMBUSUK

Foto Berita

Perbatasan Uganda dan Republik Demokratik Kongo (DRC) lumpuh total. Bukan karena perang, melainkan karena kebijakan karantina virus Ebola yang terlalu ketat. Akibatnya, ribuan ton barang dagangan, terutama bahan pangan yang mudah busuk, kini teronggok dan membusuk di kedua sisi perbatasan.

Pedagang di kedua negara mengalami kerugian besar. Truk-truk pengangkut hasil bumi seperti sayuran, buah, dan daging segar terpaksa berhenti berhari-hari karena proses screening kesehatan yang lambat. Pemerintah Uganda memperketat pengawasan untuk mencegah virus Ebola yang mewabah di DRC masuk ke wilayahnya, namun kebijakan ini justru memicu krisis ekonomi baru.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pedagang besar. Masyarakat kecil yang menggantungkan hidup pada perdagangan lintas batas, seperti kuli panggul dan sopir truk, kehilangan sumber penghasilan. Situasi ini memicu kekhawatiran akan lonjakan harga pangan di wilayah perbatasan yang biasanya menjadi lumbung pasokan bagi kedua negara.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook