Kabar mengejutkan datang dari paddock MotoGP. Tim pabrikan Yamaha memastikan diri absen pada seri balapan di Sirkuit Lusail, Qatar, yang sedianya digelar pada 6-8 November mendatang. Keputusan ini diambil bukan karena alasan teknis motor, melainkan akibat kebijakan internal perusahaan terkait pembatasan perjalanan ke wilayah Timur Tengah.
Pengumuman ini keluar tak lama setelah balapan di Malaysia usai. Manajemen Yamaha menegaskan bahwa mereka belum menemukan alasan cukup kuat untuk mencabut larangan perjalanan (travel restriction) yang sudah berlaku di level korporasi. Akibatnya, dua pembalap andalan mereka, Fabio Quartararo dan Alex Rins, dipastikan tidak akan turun ke lintasan.
Pihak penyelenggara MotoGP, MotoGP Group, mengaku kecewa dengan langkah Yamaha. Mereka menilai keputusan ini membawa dampak sportif yang signifikan bagi kompetisi. Meski begitu, pihak penyelenggara menghormati kebijakan korporasi Yamaha, namun menegaskan bahwa mereka telah memberikan jaminan keamanan ekstensif kepada semua pihak yang terlibat.
MotoGP juga memastikan bahwa otoritas setempat dan penasihat keselamatan tidak menemukan alasan untuk membatalkan balapan di Qatar. Tim-tim lain dipastikan tetap berlaga. Bagi penonton, absennya Yamaha tentu mengurangi tensi persaingan, terutama karena Marc Marquez (Ducati) berpeluang besar mengunci gelar juara dunia di Doha jika melihat performanya yang gemilang di Sepang.