Investigasi terbaru BBC mengungkap fakta mencengangkan dari konflik di Sudan. Kelompok paramiliter dilaporkan sengaja menghancurkan sistem layanan kesehatan di El-Fasher, Darfur, selama pengepungan panjang hingga pengambilalihan kota setahun silam.
Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Türk, menyebut temuan ini sebagai hal yang 'sangat mengganggu'. Dalam hukum internasional, menyerang fasilitas kesehatan atau staf medis saat konflik adalah tindakan ilegal.
Menteri Kesehatan dari pemerintahan sipil yang berafiliasi dengan kelompok tersebut, Dr Alaa Eldin Nugud, membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai propaganda. Namun, dua dokter yang diwawancarai BBC membenarkan adanya penargetan sistematis terhadap rumah sakit.
Analisis Dampak: Jika tuduhan ini terbukti, ini merupakan pelanggaran berat hukum humaniter internasional. Masyarakat sipil, terutama yang sakit dan terluka, menjadi pihak paling dirugikan karena akses pengobatan terputus total. Isolasi kota selama pengepungan juga membuat bantuan kemanusiaan sulit masuk, memicu krisis kesehatan yang lebih luas.