Skandal yang seolah tak berujung kembali menghantam Kerajaan Inggris. Mantan Pangeran Andrew, yang sebelumnya telah dicopot gelarnya karena kaitannya dengan terpidana kejahatan seks Jeffrey Epstein, kini resmi ditangkap polisi. Ia diduga menyalahgunakan kekuasaan saat masih aktif menjabat di lembaga publik, membuka lembaran baru dalam drama yang terus mencoreng citra monarki.
Pria yang juga dikenal sebagai Duke of York ini ditangkap pada Kamis, 19 Februari, oleh Kepolisian Thames Valley. Penangkapan terjadi di Norfolk, diikuti penggeledahan di alamat-alamat terkait di Berkshire dan Norfolk. Meski polisi tidak menyebut nama, deskripsi 'pria berusia enam puluhan dari Norfolk' sudah terang benderang merujuk pada Andrew Mountbatten-Windsor. Ia saat ini masih dalam tahanan polisi, dan proses hukum ini berada di bawah aturan ketat untuk menghindari 'contempt of court'.
Dugaan penyalahgunaan jabatan publik ini bukan main-main. Investigasi dibuka setelah jutaan dokumen terkait Jeffrey Epstein dirilis oleh otoritas Amerika Serikat. Dari berkas-berkas tersebut, terkuak bahwa pada tahun 2010, Pangeran Andrew diduga membagikan laporan rahasia mengenai perjalanan dinasnya sebagai utusan dagang Inggris ke Vietnam, Singapura, dan beberapa tempat lain kepada Epstein. Lebih jauh lagi, ada memo rahasia yang menunjukkan Andrew meminta pandangan Epstein soal peluang investasi di Provinsi Helmand, Afghanistan. Informasi sensitif yang bocor ke seorang terpidana kejahatan seks ini tentu saja jadi pertanyaan besar.
Kasus ini adalah pukulan telak bagi Keluarga Kerajaan Inggris yang sedang berupaya memperbaiki citranya. Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dengan tegas menyatakan bahwa 'tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum' dan Pangeran Andrew harus kooperatif dengan pihak berwenang AS. Tindakan ini juga disebut 'belum pernah terjadi sebelumnya' untuk seorang pangeran yang dulunya adalah 'anak favorit Ratu' dan memegang banyak peran penting. Meskipun Andrew sendiri konsisten membantah tuduhan ini, penangkapannya kali ini menambah panjang daftar permasalahan yang dihadapi monarki. Keluarga Kerajaan sendiri sudah berkomitmen untuk bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dalam setiap investigasi terkait Pangeran Andrew.