YAMAN TERANCAM KELAPARAN PARAH! KISAH NYATA MEHDI MENCARI MAKAN. - Berita Dunia
← Kembali

YAMAN TERANCAM KELAPARAN PARAH! KISAH NYATA MEHDI MENCARI MAKAN.

Foto Berita

Kisah pilu Mehdi Galeb Nasr, seorang ayah di Sanaa, Yaman, kini menjadi cerminan jutaan orang yang hidup di ambang kelaparan. Dulu berjualan es krim, kini Mehdi harus memungut botol plastik demi sesuap nasi, setelah penglihatannya memburuk drastis akibat krisis kemanusiaan parah yang melanda negaranya. Di usianya yang ke-52, bersama istri dan lima putrinya, Mehdi hanya bisa mengumpulkan sekitar 600 riyal Yaman, atau setara satu dolar AS per hari. Jumlah ini tentu jauh dari cukup untuk menghidupi keluarganya, bahkan sekadar untuk makan malam.

Penderitaan Mehdi hanyalah puncak gunung es dari krisis yang mengancam lebih dari separuh populasi Yaman. Komite Penyelamat Internasional (IRC) memperingatkan, sekitar 18 juta jiwa diperkirakan menghadapi kelaparan yang semakin parah pada awal 2026. Proyeksi terbaru ini menunjukkan tambahan satu juta orang berisiko tinggi mengalami kelaparan yang mengancam jiwa.

Situasi ini diperparah oleh berbagai faktor. Bertahun-tahun perang dan gelombang pengungsian massal telah menghancurkan mata pencarian warga dan membatasi akses pada layanan kesehatan serta gizi dasar. Dana bantuan kemanusiaan yang terus menyusut, gaji yang tak terbayar, inflasi yang melonjak, serta sanksi internasional turut memperparah krisis. Yaman, salah satu negara termiskin dan paling konflik di dunia, kini juga menjadi arena ketegangan regional, terutama antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Konflik internal terbaru yang melibatkan aktor regional di Yaman selatan semakin menambah derita rakyat. Kelompok separatis Southern Transitional Council (STC) yang disebut didukung UEA, sempat menguasai wilayah selatan dan timur Yaman hingga mendekati perbatasan Saudi. Meskipun pasukan yang didukung Saudi kini telah merebut kembali sebagian besar wilayah tersebut, ketidakstabilan politik dan keamanan terus menghambat upaya pemulihan. Tanpa intervensi signifikan dan solusi jangka panjang, perjuangan Mehdi dan jutaan warga Yaman lainnya untuk sekadar bertahan hidup akan terus berlanjut di tengah ancaman kelaparan dan kehancuran yang tak berkesudahan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook