DRAMA 859 RUN! INGGRIS KALAH MESKI CETAK REKOR DUNIA - Berita Dunia
← Kembali

DRAMA 859 RUN! INGGRIS KALAH MESKI CETAK REKOR DUNIA

Foto Berita

Pertandingan cricket ODI antara Inggris dan Sri Lanka di Rawalpindi, Pakistan, Kamis (3/7/2025), menyajikan drama luar biasa yang layak dikenang sebagai salah satu laga terbaik dalam sejarah. Meski Inggris mencetak rekor dunia lewat torehan 202 run dari kapten Harry Brook—menjadi double century tercepat dalam sejarah ODI (114 bola)—Sri Lanka justru keluar sebagai pemenang dengan kejutan besar.

Inggris yang dipaksa batting lebih dulu mampu mengumpulkan total raksasa 429-4, berkat kontribusi Brook (202), Joe Root (69), Tom Banton (50), dan Will Jacks (66 not out). Total ini menjadi skor 400+ pertama Inggris di Pakistan dan memecahkan rekor total tertinggi di venue Pakistan (sebelumnya 375-3).

Namun Sri Lanka menolak menyerah. Meski sempat tertinggal 24-2, Pavan Rathnayake (130) dan Avishka Fernando (97) membangun fondasi lewat partnership 166 run. Dasun Shanaka (97) kemudian mempercepat laju dengan 133 run dalam 79 bola. Di akhir laga, Janith Liyanage menjadi pahlawan dengan 61 not out dari 27 bola, termasuk six kemenangan di bola kedua over terakhir.

Sri Lanka menutup innings di 430-8, menjadikannya run chase sukses tertinggi kedua dalam sejarah ODI—hanya kalah dari rekor Afrika Selatan (435 vs Australia, 2006). Kemenangan ini sekaligus menutupi gemilangnya penampilan Brook yang mencetak double century ODI pertama bagi Inggris dan tercepat sepanjang masa, melampaui Shubman Gill (117 bola).

Analisis Dampak: Laga ini membuktikan bahwa cricket ODI modern semakin didominasi oleh batting—dengan total 859 run dalam satu pertandingan, ini menjadi sinyal bagi para penggemar bahwa tidak ada target yang benar-benar aman. Bagi masyarakat Pakistan, pertandingan ini menjadi hiburan kelas dunia yang menunjukkan kualitas venue Rawalpindi sebagai tuan rumah event internasional. Sementara bagi Inggris, kekalahan ini menjadi pukulan psikologis menjelang laga melawan Pakistan di Lahore, Minggu (6/7/2025), dalam lanjutan tri-series. Sri Lanka sendiri membuktikan bahwa mentalitas never-say-die masih hidup dalam cricket Asia.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook