Kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, alias "El Mencho", pimpinan Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) yang sangat ditakuti, memicu gelombang kekerasan meluas di Meksiko. El Mencho tewas dalam baku tembak saat militer Meksiko berusaha menangkapnya di negara bagian asalnya, Jalisco, Minggu kemarin. Insiden ini langsung diikuti dengan pemblokiran jalan dan pembakaran kendaraan oleh anggota kartel di berbagai wilayah, memaksa penutupan sekolah dan seruan pemerintah agar warga tetap di dalam rumah.
El Mencho dikenal sebagai pemimpin salah satu jaringan kriminal paling cepat berkembang di Meksiko. Ia bertanggung jawab atas penyelundupan fentanyl, metamfetamin, dan kokain ke Amerika Serikat. Kartelnya juga terkenal karena serangan-serangan berani terhadap pejabat pemerintah yang berani menantang mereka, termasuk serangan bersenjata canggih dan penggunaan drone pembawa peledak.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum kini menghadapi tekanan besar. Ia telah mendesak ketenangan setelah insiden ini dan pihak berwenang mengumumkan telah membersihkan lebih dari 250 blokade kartel di 20 negara bagian. Kematian El Mencho ini datang sekitar 10 tahun setelah penangkapan rivalnya, Joaquin “El Chapo” Guzman, pemimpin Kartel Sinaloa, dalam operasi gabungan AS-Meksiko.
Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen dalam operasi penangkapan El Mencho, memuji militer Meksiko karena berhasil menumbangkan salah satu penjahat paling dicari di kedua negara. Departemen Luar Negeri AS bahkan menawarkan hadiah hingga $15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Kartel Jalisco New Generation, yang mulai beroperasi sekitar tahun 2009, dikenal sebagai salah satu organisasi kriminal paling kuat dan agresif di Meksiko. Pada masa pemerintahan Donald Trump, kartel ini bahkan pernah ditetapkan sebagai "Organisasi Teroris Asing".
Sheinbaum sendiri sebelumnya mengkritik strategi "kingpin" (menargetkan pemimpin kartel) yang diterapkan pemerintahan sebelumnya, karena cenderung memicu fragmentasi kartel dan justru memperparah gelombang kekerasan. Meskipun popularitasnya di Meksiko tetap tinggi, isu keamanan menjadi kekhawatiran yang persisten. Ia juga berada di bawah tekanan intens dari AS untuk menunjukkan hasil nyata dalam memerangi perdagangan narkoba. Kematian El Mencho ini bisa menjadi ujian berat bagi pendekatan keamanan baru Sheinbaum dan potensi memicu eskalasi kekerasan yang lebih besar di masa depan.