DUKUNGAN TRUMP GAGAL DI PILIHAN GUBERNUR GEORGIA - Berita Dunia
← Kembali

DUKUNGAN TRUMP GAGAL DI PILIHAN GUBERNUR GEORGIA

Foto Berita

Jakarta, Indonesia – Hasil pemilihan pendahuluan (primary) di sejumlah negara bagian Amerika Serikat, Selasa (21/6) waktu setempat, menunjukkan sinyal campuran bagi pengaruh mantan Presiden Donald Trump. Di satu sisi, banyak kandidat yang didukungnya menang di Alabama dan Oklahoma. Namun di sisi lain, kekalahan telak terjadi di Georgia, negara bagian yang menjadi medan pertempuran politik paling sengit.

Burt Jones, kandidat Gubernur Georgia yang didukung Trump, kalah telak dari miliarder Rick Jackson. Jackson menghabiskan dana kampanye pribadi minimal 100 juta dolar AS, jauh di atas Jones yang hanya mengeluarkan 30 juta dolar AS. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi reputasi Trump sebagai 'kingmaker' di partainya sendiri.

Namun, tidak semua berita buruk bagi Trump. Di Georgia sendiri, kandidat Senat yang didukungnya, Mike Collins, justru menang dan akan menantang Senator petahana dari Partai Demokrat, Jon Ossoff, pada November nanti. Pertarungan ini diprediksi menjadi salah satu yang paling sengit di Amerika.

Di Alabama, Barry Moore, kandidat yang berjanji menjadi 'pejuang agenda America First' Trump, menang telak. Sementara di Oklahoma, Kevin Hern yang juga didukung Trump mendominasi pemilihan Senat dengan 63,7 persen suara. Namun, Gubernur Oklahoma justru harus menjalani putaran kedua setelah kandidat pilihan Trump, Mike Mazzei, hanya finis seimbang dengan lawannya.

Analisis Dampak: Hasil ini menunjukkan bahwa mesin politik Trump masih kuat, tetapi tidak lagi tak terkalahkan. Kekalahan di Georgia menjadi peringatan bahwa faktor uang dan popularitas lokal bisa mengalahkan endorsement nasional. Ini penting bagi publik Indonesia karena kebijakan luar negeri AS, terutama terkait perdagangan dan geopolitik Asia, bisa berubah drastis jika Demokrat berhasil mempertahankan kursi di Georgia. Pemilu paruh waktu November nanti akan menjadi referendum sesungguhnya: apakah rakyat AS masih percaya pada gaya politik Trump atau beralih ke kandidat yang lebih moderat.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook