Sebuah gedung bertingkat di kawasan padat penduduk dan pusat bisnis di Nairobi, Kenya, runtuh pada Selasa (24/9). Insiden ini memicu kekhawatiran banyak korban terjebak di dalam reruntuhan. Tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban, sementara kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang mencoba menjarah toko-toko di sekitar lokasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka.
Analisis: Robohnya bangunan di kawasan padat aktivitas ekonomi ini berpotensi melumpuhkan roda perekonomian warga sekitar. Selain itu, insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap standar keselamatan bangunan di kota-kota besar Afrika, mengingat kejadian serupa kerap terjadi akibat lemahnya regulasi konstruksi. Aksi penjarahan yang terjadi menunjukkan sisi lain dari kepanikan sosial pasca-bencana yang perlu diantisipasi oleh otoritas setempat.